Cloud Kitchen: Konsep Bisnis Kuliner yang Makin Cemerlang Saat Pandemi

Kamu pernah dengar tentang cloud kitchen?

Istilah tersebut memang masih asing bagi sebagian besar orang. Namun, konsep bisnis cloud kitchen sudah lama hadir di tengah kehidupan masyarakat modern. Bahkan bisnis kuliner berkonsep cloud kitchen semakin populer dan jadi pilihan banyak orang di masa pandemi.

Kalau kamu berencana merintis bisnis kuliner, ulasan berikut ini tentu bermanfaat. Masa pandemi bukanlah halangan untuk merintis bisnis kuliner dengan strategi yang tepat.

Apa yang Dimaksud dengan Cloud Kitchen?

Cloud kitchen (juga dikenal dengan istilah ghost kitchen) adalah konsep bisnis kuliner yang hanya menyediakan layanan delivery, tidak menyiapkan fasilitas makan di tempat.

Konsep bisnis cloud kitchen ini pertama kali diterapkan oleh Faasos sebagai hasil kolaborasi Rebel Foods dan Sequoia pada tahun 2003 di India. Faasos yang awalnya menjual aneka jenis kebab berkembang pesat hingga saat ini berhasil memiliki lebih dari 9 brand besar.

Baca Juga: Tren Makanan Saat Pandemi yang Populer, Mana Nih Favoritmu?

Mengapa Banyak Orang Memilih Konsep Ini?

Seiring berjalannya waktu, banyak bisnis kuliner mengadopsi konsep cloud kitchen sebagai andalan karena beberapa alasan berikut ini:

  • Biaya bisnis kuliner berkonsep cloud kitchen jauh lebih terjangkau daripada bisnis kuliner konvensional.
  • Tak perlu menyewa tempat mahal di lokasi strategis demi menarik perhatian pengunjung. Karena para pelanggan bisa melakukan pemesanan via online.
  • Bujet untuk dekorasi tempat bisnis bisa diminimalkan karena hanya fokus pada kondisi dapur dan peralatan memasak.
  • Fokus utama hanya pada kualitas produk kuliner karena tak harus memberikan layanan makan di tempat.
  • Jangkauan pangsa pasar lebih luas karena dibantu delivery ojek online dan sistem delivery khusus yang disiapkan restoran.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Merintis Bisnis

Jika kamu berencana merintis bisnis kuliner berkonsep cloud kitchen dalam waktu dekat, maka sebaiknya kamu memerhatikan hal-hal penting berikut ini:

  • Membangun personal branding yang kuat dan menarik sebagai ciri khas yang membedakan bisnismu dengan kompetitor lainnya.
  • Memaksimalkan penggunaan media sosial untuk memperkenalkan dan mempromosikan bisnis.
  • Memastikan bahwa produk kuliner bisnis kamu selalu berkualitas (lezat, higienis, dan sehat) meskipun proses pembuatannya tidak langsung disaksikan pelanggan.
  • Menjunjung tinggi kreativitas dalam menghadirkan produk-produk baru sesuai dengan tren kuliner yang sedang disukai.
  • Memberikan promosi menarik secara berkala untuk mendapatkan pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama.

Keterbatasan modal dan kendala lokasi tak jadi halangan lagi untuk memulai bisnis kuliner. Kamu bisa mengadopsi konsep cloud kitchen dan menerapkannya pada bisnismu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here