Kumpulan Omelan Atasan yang Paling Sering Didengar Karyawan

Sebagai karyawan, mungkin kamu kadang merasa agak gerah di kantor kalau atasan sedang marah-marah. Memang sih omelan atasan lebih sering membuat kuping panas dan hati agak mendidih ya.

Berikut ini ada deretan omelan atasan yang bisa jadi terlalu sering kamu dengarkan hampir setiap hari:

Omelan Atasan Paling Legendaris: “Saya Nggak Mau Tahu Gimana Caranya, Pokoknya Harus Bisa!”

Pernah nggak sih mengerjakan suatu proyek yang hampir habis tenggat waktu pengerjaannya, tetapi belum terselesaikan? Belum lagi kalau ternyata ada sedikit cacat di pekerjaanmu yang kemudian berbuntut omelan panjang. Ujung-ujungnya, atasan pasti akan menuntut kamu lewat kata-kata andalan, “Pokoknya harus bisa!”.

Apa respon kamu kalau mendapat omelan semacam ini?

Mungkin hati kamu bercampur antara pedih karena dimarahin terus plus kesal karena sudah tidak tahu harus bagaimana lagi memenuhi keinginan atasan. Tabah ya!

“Kalau Mau Kerja sama Saya, Ya Harus Pakai Cara Saya”. Pedih Nggak Dengar Ini?

Omelan atasan yang kadang agak menyakitkan adalah ketika kamu berusaha memberikan masukan, tetapi ditolak mentah-mentah. Bahkan, terkadang kamu justru dianggap tidak satu visi dengan atasan. Kalau sampai kata-kata “ikuti cara saya” keluar dari mulut atasan, siap-siap saja buat selalu jadi karyawan penurut ya.

Harus diakui tidak semua atasan bisa mengelola emosi dengan baik. Ada kalanya rasa diktator diperlihatkan beberapa atasan. Tugas kamu sebagai bawahannya tentu saja mengikuti cara kerja atasan, tetapi sesekali “melawan” dengan cara halus pun boleh kok kalau memang merasa benar-benar tak nyaman.

Baca Juga: 5 Tips Menjadi Orang Tegas di Kantor, Tegas Bukan Berarti Galak Ya!

Omelan Atasan Saat Menegur Kamu Secara Halus: “Telat Melulu. Sekalian Saja Tidur di Sini!”

Kalau kamu sering datang terlambat, bisa jadi kamu pasti paling sering mendapat teguran atasan nih. Tidak semua atasan langsung marah-marah kalau ada karyawan yang terlambat. Namun, ada juga atasan yang gemar menyindir karyawan terlambat dengan “halus” nan menyakitkan.

Nah, kalau kamu sering mendapat teguran harus seperti ini, ada baiknya memperbaiki diri ya. Jangan sampai harus benar-benar menginap di kantor gara-gara datang terlambat melulu!

Tabah Saat Dibuat Merasa Paling Bersalah: “Begini Saja Kok Salah. Sempat Kamu Cek Nggak Sih?”

Omelan atasan ini biasanya paling sering kamu dapat kalau atasan mulai frustrasi pada banyak kesalahan anak buahnya. Apalagi kalau sampai ada kesalahan fatal dan dianggap out of control. Atasan pasti akan menginterogasi kamu dengan banjir pertanyaan dan memastikan ada missed di kamu atau tidak.

Harus diakui juga kalau tidak semua atasan cukup dewasa untuk tidak menyalahkan anak buah secara berlebihan. Jadi, bersabar saja ya kalau sering diberi omelan semacam ini.

Omelan atasan mana yang paling sering kamu dapatkan? Kalau omelan tersebut dirasa hanya berupa kritik tanpa membangun diri, sebaiknya kamu hanya kamu dengarkan sebatas masuk kuping kiri keluar kuping kanan saja ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here