Layanan Go-Jek Sudah Bisa Dinikmati Warga Singapura

Layanan Go-Jek Sudah Bisa Dinikmati Warga Singapura
Source: tribunnews

Layanan transportasi online asal Indonesia, Go-Jek, semakin memperluas cakupan wilayah layanannya di Singapura. Di negara tersebut Go-Jek bekerja sama dengan bank lokal dan rental mobil.

Singapura menjadi salah satu negara Asia selain Indonesia dimana Go-Jek juga menyediakan layanannya. Layanan Go-Jek di negara tersebut sudah bisa dinikmati semenjak November 2018 lalu. Namun, saat itu warga setempat baru bisa menikmati layanan Go-Jek untuk wilayah-wilayah tertentu.

Per 2 Januari ini Go-Jek sudah memperluas cakupan wilayahnya di Singapura. Dengan demikian akan semakin banyak warga Singapura yang bisa menikmati layanannya.

Go-Jek Singapura

Dilansir Liputan6, di Singapura Go-Jek menggunakan sistem tarif dinamis seperti yang diberlakukan di Indonesia, dimana tarif berubah bergantung pada banyaknya order di waktu-waktu tertentu. Selain itu, aplikasi yang digunakan dalam peluncuran pertama ini merupakan aplikasi versi beta, yang untuk sementara waktu membatasi keseimbangan antara order dan kemampuan layanan. Di Singapura Go-Jek menggunakan nama layanan ‘Gojek’.

Go-Jek Singapura
Foto: viva

“Kami bangga dapat memulai layanan kami di Singapura. Dari pelanggan di Singapura kami mendengar bahwa mereka menginginkan lebih banyak pilihan di sektor ini,” ujar Andre Soelistyo selaku Presiden Go-Jek.

Untuk menjamin layanannya dapat dinikmati oleh seluruh warga Singapura, Go-Jek bermitra dengan beberapa perusahaan rental mobil setempat. Dengan kerja sama ini Go-Jek mendapatkan kendaraan bagi para driver yang ingin menjadi mitra, namun yang tidak memiliki kendaraan. Di sisi lain, warga setempat memiliki banyak pilihan jika ingin menggunakan sarana transportasi.

Namun untuk pembayaran online, Go-Jek bekerja sama dengan DBS Bank untuk menyediakan layanan dompet digital DBS PayLah! Sebelumnya layanan ini sudah cukup populer di Singapura.

Baca Juga: Ekspansi ke Singapura, Go-Jek Andalkan Pengalaman

Foto: okezone

Kehadiran Go-Jek di Singapura bukannya tidak memiliki hambatan. Dikabarkan kehadiran layanan perusahaan ini di Singapura akan berbenturan dengan kebijakan pemerintah setempat yang bermaksud mengurangi polusi udara dan kemacetan. Selain itu, Singapura juga bukan merupakan surganya kendaraan roda dua.

Di sisi lain, Go-Jek dapat memanfaatkan merger Uber oleh Grab sebagai kesempatan menarik perhatian warga Singapura. Mengingat warga Singapura merasa bahwa terdapat perbedaan antara layanan yang diberikan Grab dengan layanan yang ditawarkan Uber sebelum perusahaan tersebut diakuisisi. Selain itu, Go-Jek dapat menerapkan strategi diskon besar-besaran seperti yang dilakukannya di Indonesia. Strategi ini nampaknya tidak digunakan oleh Grab untuk menggaet pengguna di Singapura.

Selain di Singapura, Go-Jek juga mulai menyiapkan layanannya di Thailand. Sedangkan di Vietnam, Go-Jek sudah beroperasi dengan nama Go-Viet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here