Tips Profesional Merintis Karier yang Gemilang di Dunia Marketing

merintis karier yang gemilang marketing

Bagi fresh graduate, ada banyak acuan yang bisa dijadikan acuan saat mencari pekerjaan. Yang biasa dijumpai adalah kebanyakan ingin mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang besar serta fasilitas yang mencukupi. Di mana hal tersebut tidak salah, namun tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan atau peluang yang sama. Sebut saja bekerja di bidang IT pastinya menawarkan benefits yang lebih besar daripada mereka yang bekerja sebagai admin kantoran. Namun, untuk merintis karier yang gemilang tidak harus berpatok pada bidang tertentu saja. Salah satu yang bisa dijadikan pertimbangan untuk para pencari kerja adalah berkarier di dunia marketing.

Peluang tanpa Batas Berkarier di Dunia Marketing

Septheven Liem, Country Manager Indonesia JK Tyre & Industries, menekankan ini secara langsung kepada Job-Like Magazine. Menurutnya, berkarier menjadi marketing person terbukti membuka jalan dan peluang yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

merintis karier yang gemilang
Septheven Liem, Country Manager JK Tyre & Industries

“Planning yang saya terapkan di awal karier ternyata menghasilkan sesuatu yang positif untuk saya. Hal ini juga menandakan kalau berkarier sebagai seorang marketing bisa membuka peluang yang lebih baik lagi,” kata Liem.

Lulusan Victoria University Malaysia dari jurusan Marketing and International Trading merupakan seorang profesional muda yang memiliki spesialisasi dalam industri tyres dan automotif. Melihat usianya yang juga masih begitu muda, 28 tahun, Liem menjelaskan bahwa passion-nya dalam dunia marketing dan kejeliannya dalam melihat peluanglah yang bisa mengantarkannya pada posisinya sebagai Country Manager di salah satu perusahaan manufaktur ban komersil terbesar di India.

Meskipun demikian, Liem juga menjelaskan bahwa awal kariernya tidaklah mudah. Butuh banyak perjuangan dan kesabaran untuk bisa merintis karier yang gemilang, terutama di usia yang masih terbilang muda. Dirinya bahkan sempat bekerja di industri yang sama sekali berbeda dengan yang dilakoninya saat ini.

“Saya memulai karier menjadi seorang Marketing Executive, di salah satu Event Organizer di Jakarta. Kerjanya meliputi acara kebudayaan, jadi memperkenalkan kebudayaan dan kuliner nusantara yang biasanya diadakan di PRJ. Namun, saya merasa kalau saya tidak berkembang cukup banyak, sehingga saya akhirnya memutuskan untuk resign.”

“Setelah mengenal dunia EO, saya pun beranjak ke industri packaging menjabat sebagai Export Marketing Executive. Di perusahaan baru ini, saya mempelajari cara teknis proses pembuatan plastik untuk packaging yang diekspor ke Jepang, Australia, Selandia Baru, Afrika, dan Eropa,” ujar Liem.

Baca Juga: HR Interview Bounche Indonesia: Peluang Karier di Digital Agency

Di perusahaan ini jugalah Liem juga mempelajari seperti apa proses overseas demand, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk mencoba peruntungannya di perusahaan berskala internasional yang ada di Indonesia. Di momen inilah, ia memulai kariernya di perusahaan automotif sebagai Marketing Manager.

“Dengan tantangan kerja yang semakin terasa, saya melihatnya sebagai peluang. Awal-awal saja saya langsung ditempatkan di Yogyakarta untuk meng-handle pasar seluruh Jawa Tengah. Tantangan terbesar saya adalah menjual ban berkualitas yang paling mahal ke orang-orang Indonesia yang masih kuat persepsinya dengan merk lokal,” jelas Liem.

Keberhasilannya sebagai Marketing Manager membuat kariernya menanjak hingga menjabat posisi sebagai Regional Sales Manager. Tidak berhenti di situ, ia pun dilirik oleh principle/factory internasional yang akhirnya dipercaya untuk memegang posisi Country Manager Indonesia di JK Tyre & Industries.

Salah satu spot di headquarter JK Tyre & Industries di India.

Liem juga memberikan saran bagi para pencari kerja pemula ataupun berpengalaman yang ingin berhasil merintis karier yang gemilang.

“Yang paling utama, pilihlah batu loncatan karier yang sesuai dengan passion. Kalau passion sudah cocok dengan pekerjaan, maka raihlah achievement dan pengetahuan sebanyak-banyaknya. Hanya seperti itu, pekerjaanlah yang akan terus datang kepadamu, dan bukan sebaliknya,” tutup Liem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here