Menaruh Investasi pada Karyawan, Kunci Keberhasilan Bisnis L’Oreal

Menaruh Investasi Pada Karyawan, Kunci Keberhasilan Bisnis L'Oreal
Umesh Phakde, Presiden Direktur L'Oreal Indonesia

Indonesia menjadi pasar yang sangat menjanjikan bagi pemasaran produk kecantikan L’Oreal. Ini diakui oleh Umesh Phakde, Presiden Direktur L’Oreal Indonesia. Tiga tahun sudah ia memegang kendali kepemimpinan dan bisnis produk kecantikan asal Perancis ini.

Secara global, L’Oreal telah menjadi perusahaan produk kecantikan nomor satu di dunia. Sedangkan di Indonesia, L’Oreal menjadi perusahaan yang paling cepat pertumbuhannya.

Di Indonesia, L’Oreal memiliki sekitar lima ribu karyawan dan satu pabrik untuk memproduksi dan mendistribusikan produk-produk L’Oreal ke seluruh negara ASEAN. Umesh sadar bahwa meningkatnya bisnis L’Oreal di Indonesia tak lepas dari peran Sumber Daya Manusianya.

Dituturkan oleh Umesh, secara global L’Oreal memiliki berbagai cara untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan melakukan modernisasi terhadap gaya kepemimpinan. Yang kini sedang difokuskan yaitu mendorong semangat tim kerja untuk mencapai tujuan bersama.

“Kalau di Indonesia mungkin familiar dengan konsep gotong royong. Cara kami untuk mewujudkan semangat gotong royong ini dengan menyuarakan kekuatan kelompok sebagai pahlawan baru. Saya percaya tidak ada yang bisa dicapai tanpa kekuatan kelompok,” jelas Umesh Phakde kepada Job-Like Magazine.

“Saya seorang CEO di perusahaan ini, tetapi saya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa kelompok yang solid dan memiliki kinerja baik,” lanjutnya.

Umesh juga menyampaikan, L’Oreal memperhatikan pengembangan karyawan secara individu melalui pemberian training untuk memperbarui wawasan karyawan sehingga siap untuk menghadapi tantangan kerja di masa depan.

“Dunia selalu berubah. Kami ingin memastikan seluruh karyawan kami baik tua maupun muda, memiliki keterampilan yang relevan. Itu yang bisa kami upayakan untuk meningkatkan keterampilan dan kepemimpinan karyawan,” ungkapnya.

Gali Potensi Karyawan dengan Pilar 3M

“Perusahaan kami sangat people oriented. Daya kreativitas dan inovasi menjadi pembeda kami dengan perusahaan lainnya. Jadi, jelas karyawan menjadi aspek terpenting bagi kami,” tambah Melanie Masriel, Direktur Komunikasi, Public Affairs, dan Keberlanjutan L’Oréal Indonesia.

Industri kecantikan sangat bergerak cepat. Inovasi selalu berganti dan harus selalu menyesuaikan dengan keinginan konsumen. Hal inilah yang dirasa penting bagi L’Oreal untuk menyiapkan karyawan terbaik agar bisa terus berinovasi untuk pertumbuhan bisnis yang lebih baik. Salah satunya dengan menerapkan pilar 3 M; Millennial, Manager, dan Matriks.

Baca Juga: Ulang Tahun Ke-10, Karyawan L’Oreal Bersih-Bersih Hutan Mangrove

Millennial

L’Oreal memiliki banyak karyawan yang berusia di bawah 35 tahun dan masuk ke dalam kategori millennial. Penting bagi perusahaan untuk mengetahui keinginan millennial dalam bekerja, sehingga mereka bisa bekerja dengan maksimal.

“Milennial itu bekerja bukan hanya untuk mendapatkan gaji tetapi lebih dari itu. Mereka akan mencari pekerjaan yang punya sense of purpose. Kami mencoba memfasilitasi gaya kerja mereka misalnya dengan memberikan waktu yang fleksibel atau bekerja remote seminggu sekali sehingga mereka bisa bekerja dari mana saja,” jelas Melanie.

Manager

Keberadaan manager menjadi salah satu aspek penting yang memengaruhi betah atau tidaknya karyawan di sebuah lingkungan kerja. Di L’Oreal, seorang manager tidak hanya mempekerjakan karyawan untuk membantu tugas-tugasnya.

Seorang manager juga harus mampu memikirkan arah karier karyawan yang dibawahinya. Memberikan modul dalam e-learning menjadi salah satu cara perusahaan untuk terus mengekskalasi kemampuan para manager.

Matriks

Menurut Melanie, penting bagi sebuah perusahaan untuk memastikan struktur organisasi bekerja dengan maksimal. Salah satu caranya dengan memposisikan karyawan yang tepat pada posisi yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here