Loyalitas After Office Hour yang Sering Dianggap Remeh Perusahaan

Dedikasi karyawan sering kali dianggap remeh oleh perusahaan dan baru terasa ketika karyawan tersebut sudah resign. Padahal, bukan hanya loyalitas saat jam kerja saja yang diberikan karyawan. Loyalitas after office hour pun tak kalah besar dan cenderung tidak dihargai.

Kira-kira bentuk loyalitas after office hour apa saja yang patut lebih dihargai perusahaan?

Kemungkinan besar kamu pernah melakukan satu atau bahkan semua bentuk loyalitas berikut ini:

Tidak Pernah Pulang Tenggo

Pulang tenggo memang sering kali sekadar bisa jadi impian bagi para karyawan. Bahkan, pulang setengah jam setelah jam pulang kerja berlalu pun sudah merupakan kebahagiaan besar.

Tak sedikit karyawan yang menunjukkan loyalitas after office hour dengan cara tidak pulang tenggo demi menyelesaikan pekerjaan. Lebih parahnya lagi, loyalitas ini tidak dihitung sebagai waktu lembur yang berhak memperoleh upah.

Baca Juga: 5 Bentuk Dedikasi Kerja ala Milenial, Pernahkah Kamu Melakukannya?

Bertemu dengan Klien di Luar Jam Kerja

Industri kreatif biasanya menjunjung tinggi fleksibilitas jam kerja. Sayangnya, fleksibilitas tersebut malah membuat para karyawan harus menemui klien di luar jam kerja.

Loyalitas after office hour ini tak hanya menyita waktu, tetapi juga menyita tenaga dan pikiran. Apalagi bila hasil pertemuan dengan klien ternyata tidak berjalan mulus sesuai ekspektasi.

Menjawab Pertanyaan Atasan atau Rekan Kerja via Chat

Kecanggihan teknologi rupanya membuat loyalitas after office hour dianggap lumrah oleh sebagian besar orang. Saat kamu harus menjawab pertanyaan atasan atau rekan kerja via chat setelah jam kerja usai, hal tersebut dapat dikategorikan sebagai loyalitas.

Karena sebenarnya kamu berhak mengelak sejenak dengan alasan sudah beristirahat atau tidak mengakses smartphone usai jam pulang kerja.

Mengurus Pekerjaan Saat Sudah Berada di Rumah

Loyalitas after office hour ini juga membuat karyawan modern seakan bekerja hingga 24 jam penuh. Ketika sudah berada di rumah, mungkin saja kamu tetap dituntut untuk mengurus pekerjaan yang belum rampung. Atau setidaknya kamu harus mengirim email profesional kepada klien, atasan, atau rekan kerja. Hal sepele ini justru membuat otak tidak mendapatkan istirahat yang cukup dan rentan stres akibat beban kerja.

Menunjukkan loyalitas after office hour tentu merupakan hal yang baik. Namun, jangan sampai hal tersebut mengganggu kenyamanan pribadi kamu, ya. Tunjukkanlah profesionalitas kerja tanpa mengabaikan waktu untuk diri sendiri dan orang-orang terdekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here