Jangan Malas Ikutan On The Job Training agar Kamu Makin Produktif!

Proses training ternyata tak hanya harus dilewati oleh calon karyawan yang baru diterima kerja. Karyawan yang sudah lama bekerja juga patut mengikuti training untukmeningkatkan kemampuan dan produktivitasnya. Pelatihan yang harus diikuti para karyawan dikenal dengan istilah On The Job Training (OJT).

Apakah kamu termasuk karyawan yang pernah mengikuti On The Job Training?

Yuk, kenali dulu seluk-beluk pelatihan untuk karyawan tersebut agar kamu makin bersemangat bila berkesempatan mengikutinya!

Mengenal Definisi On The Job Training (OJT)

On The Job Training adalah suatu metode pelatihan yang bertujuan menambah keterampilan, pengetahuan, serta kompetensi karyawan sehingga para karyawan tersebut menjadi SDM yang makin berkualitas.

Tak seperti program management trainee yang ingin membentuk karyawan baru agar siap memasuki level manajerial, OJT justru bisa diberikan untuk semua karyawan karena tujuannya untuk meningkatkan kemampuan kerja karyawan di bidang masing-masing.

Baca Juga: Bentuk Training Kerja Bagi Milenial Ini Sangat Perlu Diberikan Perusahaan

Berbagai Bentuk OJT yang Digagas Perusahaan

Beberapa bentuk On The Job Training yang digagas perusahaan untuk karyawan antara lain:

  • Coaching: atasan atau karyawan senior menyampaikan training dalam wujud instruksi kerja. Sehingga karyawan yang mengikuti OJT mendapatkan gambaran jelas tentang pekerjaan yang mesti diselesaikan. Jenis pelatihan ini biasanya dirancang one on one agar setiap orang yang berperan sebagai coach bisa fokus membimbing karyawan demi mencapai hasil maksimal.
  • Mentoring: metode yang satu ini sebenarnya mirip dengan coaching. Namun, sang mentor biasanya mengarahkan karyawan melalui tugas sehari-hari. Para karyawan dituntut untuk lebih proaktif dan cepat beradaptasi dengan pekerjaan yang sedang dihadapi.
  • Understudy: bentuk OJT ini kerap dilakukan atasan kepada asistennya dengan tujuan akhir menggantikan atasan yang pensiun atau menyiapkan promosi jabatan si asisten.
  • Rotasi pekerjaan: pelaksanaan rotasi pekerjaan diharapkan efektif meminimalkan kebosanan karyawan terhadap rutinitas pekerjaan yang monoton.
  • Pelatihan Instruksional Pekerjaan: kamu yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan instruksi tentang tanggung jawab pekerjaan kemudian diizinkan mengimplementasikan keterampilan untuk memaksimalkan pekerjaan tersebut.
  • Apprenticeship: training jangka panjang yang diberikan untuk orang-orang yang berkecimpung di bidang kerajinan, perdagangan, dan masalah teknis.

Manfaat yang Bisa Diperoleh dari OJT

Pelaksanaan On The Job Training bisa mendatangkan beberapa manfaat, yaitu,

  • Meningkatkan kemampuan karyawan sehingga perusahaan kompeten menghadapi persaingan bisnis.
  • Menambah loyalitas karyawan karena merasa mendapatkan banyak hal baru selama bekerja.
  • Memfokuskan pelatihan sesuai dengan bidang pekerjaan dan keterbatasan karyawan.
  • Menghemat waktu karena bisa dilakukan ketika karyawan sedang menyelesaikan pekerjaan.

Semoga kamu termasuk karyawan beruntung yang bisa mendapatkan banyak pembelajaran baru dari proses On The Job Training, ya. Jangan malas belajar hal-hal baru demi peningkatan kualitas diri sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here