Imposter Syndrome di Kantor: Masalah Klasik yang Ada di Tempat Kerja

Apakah Anda pernah mendengar istilah imposter syndrome di kantor? Banyak profesional di berbagai area bisnis menderita masalah ini, paling tidak sekali dalam karier mereka. Lalu, apa itu imposter syndrome?

Imposter syndrome adalah perasaan seseorang yang membandingkan dirinya dengan orang lain, dan ia merasa memiliki keraguan diri yang melahirkan keraguan sehingga berdampak konsekuensi negatif untuk operasi bisnis.

Apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi imposter syndrome di kantor?

Jadilah Penyemangat untuk Diri Sendiri

Cara pertama untuk mengatasi imposter syndrome di kantor adalah dengan menjadi penyemangat untuk diri Anda sendiri. Anda dapat menemukan kembali kepercayaan diri dengan mengingat semua cara yang telah Anda lakukan dengan dampak positif. Buatlah daftar pencapaian terbesar Anda.

Misalnya, bagaimana Anda berhasil membuat perbedaan? Kapan Anda berkontribusi untuk sesuatu yang bermakna? Apa kemenangan terbesar terakhir Anda?

Dengan melakukan daftar ini, Anda dapat mengatasi imposter syndrome di tempat kerja karena cara ini akan membantu melihat diri Anda seperti halnya orang lain melihat Anda.

Temukan Seorang Mentor

Pada titik tertentu, seseorang akan menemukan dirinya pada situasi baru pada kariernya. Mengidentifikasi seorang mentor baik yang telah ada sebelumnya dapat memberikan banyak perbedaan karena ia dapat menawarkan wawasan strategis, dukungan, dorongan, dan kritik membangun dari pengalaman mereka sendiri.

Baca Juga: Bercanda di Tempat Kerja Juga Perlu Etika, Ikuti Do’s dan Don’ts Ini

Mendalami Metode yang Sukses dan Mengulangi

Seringkali, imposter syndrome di kantor berada di dalam kepala kita. Misalnya, ketika seorang perfeksionis yang takut gagal. Ketika “monster” ini mulai merayap masuk ke kepala Anda, daripada menuruni jalur negatif, pikirkanlah saat Anda dapat melampaui zona nyaman dan sukses.

Apa yang Anda lakukan dan bagaimana hal tersebut menciptakan rasa yang beda? Bila metode ini pernah berhasil, kenapa Anda tidak mendalami dan mengulanginya lagi?

Menyewa Seorang Terapis

Ketika Anda tidak dapat menantang pikiran negatif yang dihasilkan oleh masalah imposter syndrome di kantor, seharusnya tidak ada stigma dalam mempekerjakan seorang terapis.

Mengatasi gejala imposter syndrome dapat dibantu dengan menemukan terapi kognitif yang tepat. Tentu saja, ini seharusnya tidak dilihat sebagai sebuah kelemahan karena memang Anda memerlukannya.

Bertemanlah dengan Ketidakamanan

Setiap orang memiliki bagian (sub-personalitas) yang bertentangan dengan bagian lain. Bagian yang merasa tidak kompeten akan bertempur dengan bagian yang percaya diri. Alih-alih menilai kecenderungan manusia ini sebagai cacat, definisikan ini sebagai peluang untuk tumbuh.

Identifikasi niat positif dari bagian yang mencoba meyakinkan Anda bahwa Anda memang tidak cukup baik. Temukan cara untuk berteman dengan bagian yang sulit sehingga Anda dapat menerima deskripsi pekerjaan baru.

Tetapkan Harapan yang Masuk Akal

Untuk mengatasi imposter syndrome di kantor, Anda perlu berhenti menetapkan standar atau harapan yang tidak dapat dicapai untuk diri sendiri. Mulailah juga berpikir bahwa faktor-faktor eksternal juga bertanggungjawab atas kesuksesan Anda.

Anda juga perlu berhenti menyalahkan keterbatasan diri sendiri atas sebuah kesalahan atau kegagalan. Kegagalan adalah bagian dari hidup dan semua orang pernah mengalaminya. Pada saat yang sama, belajarlah untuk menerima sebuah pujian dan menarik kekuatan darinya. 

Lacak Kesuksesan Anda

Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi imposter syndrome di kantor adalah dengan melacak keberhasilan yang pernah Anda raih. Buat jurnal dan renungkan 1-2 cara yang membuat Anda berhasil di masa lalu, atau apapun yang Anda lakukan dengan hasil memuaskan.

Kemudian, tulis 1-2 hal yang akan Anda buat untuk dapat berhasil hari ini. Cara ini pun bisa membantu Anda untuk tetap fokus dengan tujuan Anda.

Selamat mencoba memerangi imposter syndrome!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here