3 Cara yang Tepat untuk Membela Diri saat Disalahkan Atasan

membela diri

Pada situasi tertentu, seseorang harus memiliki kemampuan membela diri agar bisa bertahan di lingkungan kerja yang sangat kompetitif. Tak sedikit kasus yang menunjukkan jika di dalam dunia kerja, kebiasaan saling menyalahkan menjadi salah satu yang sulit untuk benar-benar dihilangkan. Fenomena ini akhirnya menciptakan situasi di mana seseorang harus menerima kesalahan yang sebenarnya tidak pernah dilakukannya. Ini sudah cukup menjadi alasan mengapa Anda perlu mempelajari bagaimana cara melakukan pembelaan diri ketika diminta menanggung kesalahan rekan kerja Anda. Namun jika tidak dilakukan dengan hati-hati, maka Anda akan terlihat seperti lari dari masalah dan tidak bertanggung jawab. Berikut ini adalah beberapa yang bisa Anda lakukan untuk membela diri saat disalahkan.

Gunakan Cara Ini di saat Harus Membela Diri ketika Disalahkan Si Bos!

“Saya Tidak Mengetahui Itu”

keberagaman di tempat kerja
Sumber : Reit

Kalimat ini bisa Anda gunakan ketika kesalahan tersebut memang bisa terjadi karena keteledoran Anda juga. Hanya saja, kesalahan juga disebabkan oleh faktor lain yang menuntut Anda harus bekerja dengan informasi yang sangat minim. Kalimat tersebut bisa saja ampuh karena pada kasus ini Anda tidak mengetahui informasi secara utuh, dan pekerjaan yang mendesak Anda menyelesaikan tugas dengan sebagian informasi saja. Tentu saja, taruhan terbaik Anda adalah selalu mengajukan pertanyaan klarifikasi saat Anda tidak yakin. Tetapi, jika Anda berada dalam situasi di mana Anda tidak punya pilihan selain mengajukan tuntutan ke depan dan sekarang ditegur, tidak ada yang salah dengan memberi tahu atasan Anda tentang fakta bahwa Anda kurang memiliki pengetahuan penting itu sebelumnya.

Baca Juga: 3 Kalimat Tabu di Kantor Ini Besar Dampaknya Jika Anda Ucapkan kepada Sang Bos

“Saya Melakukan Ini karena….”

Sumber : Forbes

Cara kedua ini bisa Anda gunakan ketika Anda kehilangan beberapa konteks penting yang akhirnya menimbulkan masalah. Ini adalah kesempatan Anda untuk menjelaskan proses berpikir Anda kepada siapa pun yang menunjuk jari mereka dan membagikan bahwa itu sebenarnya bukan kesalahan tetapi keputusan sadar. Anda tidak menyangkal tuduhan tersebut, namun berikan alasan-alasan yang membuat Anda melakukan pekerjaan dengan cara Anda. Setelah ada penjelasan dan latar belakang masalah yang sudah Anda bagikan, maka akan lebih mudah untuk melihat bagaimana masalah tersebut terjadi.

“Saya Merasa Bingung dengan Masalah Ini, Bisakah Dibahas Bersama Tim?”

menanggapi kritik atasan
Sumber : Career Addict

Kalimat terakhir ini bisa digunakan ketika Anda benar-benar dilimpahkan kesalahan yang tidak ada hubungannya dengan Anda. Pada kasus ini, Anda harus berusaha kuat membela diri untuk memperjelas situasi yang sebenarnya terjadi. Sementara kalimat di atas mungkin tampak sedikit pasif agresif, itu sebenarnya bisa menjadi cara yang efektif untuk transisi ini dari kesalahan solo yang seharusnya menjadi sesuatu yang berlaku untuk seluruh departemen Anda.

Beri komentar Anda tentang artikel ini