Tips Membuat Pitch Deck yang Dapat Memikat Investor Bisnis

Suatu bisnis tentu tak bisa lepas dari pengaruh para investor. Karena salah satu indikator kesuksesan bisnis adalah kemampuan memikat investor untuk menanamkan model. Untuk memikat investor, kamu harus mahir membuat pitch deck yang fungsional dan menarik.

Apakah kamu belum berpengalaman membuat pitch deck?

Tak perlu terlalu khawatir. Simaklah ulasan tips ini supaya kamu lekas terbiasa membuat pitch deck yang powerful untuk bisnismu:

Yuk, Kenalan Dulu dengan Definisi Pitch Deck!

Secara sederhana, pitch deck bisa didefinisikan sebagai presentasi singkat untuk menjelaskan gambaran besar tentang rencana bisnis. Dengan demikian, kamu bisa menjelaskan tentang produk atau jasa yang diusung bisnismu kepada para investor.

Penjelasan yang singkat dan informatif biasanya ampuh memikat minat investor untuk berinvestasi. Itulah sebabnya, pembuatan pitch deck harus dilakukan secara cermat supaya tujuan bisnis bisa disampaikan secara efektif melalui presentasi.

Baca Juga: Elevator Pitch: Cara Cepat Memikat Pelanggan atau Investor

Hal-Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Membuat Pitch Deck

Menyiapkan File Presentasi Singkat

Kamu memang tak perlu membuang waktu untuk membuat pitch deck yang terlalu panjang. Pitch deck yang berlebihan justru membuat orang yang menyaksikannya jadi mudah bosan dan tidak fokus. Idealnya, pitch deck hanya memuat 10 hingga 12 slide presentasi.

Usahakan pula agar slide tersebut menarik dan tidak memuat terlalu banyak teks. Karena kamu tetap harus menyampaikan informasi secara lisan kepada para investor.

Memuat Informasi tentang Founder dan Tim Kerja

Jangan lupa mencantumkan informasi tentang founder dan tim kerja dalam pitch deck. Informasi penting ini membuat investor bisa mengenal orang-orang yang terlibat dalam bisnismu. Ingat, tim yang solid adalah kunci untuk meraih kesuksesan bisnis di masa mendatang.

Memberikan Gambaran Informasi tentang Produk atau Jasa

Bagian inti dari sebuah pitch deck adalah gambaran informasi produk atau jasa yang diusung bisnismu. Oleh sebab itu, kamu harus memberikan informasi lengkap ketika membuat pitch deck.

Tunjukkanlah bahwa produk atau jasa tersebut benar-benar orisinal dan punya prospek besar di masa mendatang. Sehingga keyakinan investor untuk berinvestasi pun akan semakin kuat.

Menyampaikan Proyeksi tentang Potensi dan Risiko Pasar

Semua bisnis pasti memiliki potensi dan risikonya masing-masing, termasuk bisnis yang sedang kamu rintis. Itulah sebabnya, kamu juga harus menyampaikan informasi tentang potensi dan risiko pasar dalam pitch deck. Sehingga investor bisa menilai kelayakan bisnismu secara objektif. Bisnis yang baik pasti memiliki potensi yang lebih besar daripada risiko.

Nah, membuat pitch deck sebenarnya tidak sulit, kan? Kamu bisa mulai berlatih dari sekarang. Pitch deck yang berkualitas akan mendukung kekuatan bisnismu untuk bersaing memenangkan hati investor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here