Cara Paling Efektif Memoles Lamaran Kerja agar Lebih Dilirik HRD

memoles lamaran kerja
Sumber : makeuseof

Anda pasti tahu perasaan ini, mengirimkan puluhan bahkan ratusan lamaran kerja, lalu menunggu berminggu-minggu dan tidak menerima respon apa pun. Adalah sebuah pengalaman yang sangat tidak mengenakkan untuk hal ini, tetapi bagi kebanyakan orang, ini adalah realita yang tidak bisa dijauhi. Selalu ada berbagai faktor yang tidak bisa Anda kendalikan. Tetapi, resume dan keahlian yang Anda bawa adalah dua hal yang selalu bisa Anda kendalikan. Ini adalah cara bagaimana Anda memoles lamaran kerja Anda menjadi sesuatu yang mudah diingat oleh sang perekrut.

Begini Caranya Memoles Lamaran Kerja agar Meningkatkan Kesempatan Anda

Jika Bisa, Hubungi Seorang Perekrut

Meskipun Anda tidak menyukai peran perekrut atau head hunter dalam dunia kerja, Anda harus mengakui bahwa kadang, mereka memiliki peran penting. Karena itu, jika Anda tidak sukses ketika mengirim lamaran kerja begitu saja, Anda bisa mencoba mencari seorang perekrut, atau HRD perusahaan yang Anda sukai, dari berbagai jalan (misalnya LinekdIn, kontak-kontak, atau acara networking). Tidak semua perekrut akan membalas orang asing yang mencari bantuan untuk memoles lamaran kerja mereka, tetapi jika memang ada lowongan dan Anda tampil sebagai kandidat yang memunkingkan, maka Anda pun lebih mungkin mendapatkan jawaban.

Dari sini, Anda bisa melakukan follow up dengan pertanyaan yang lebih spesifik. Tanyakan keahlian apa yang harus Anda sertakan di resume tapi belum ada, dan keahlian mana yang saat ini tidak Anda miliki tetapi penting bagi langkah Anda ke depan.

Baca Juga: 5 Cara Menulis Surat Lamaran Kerja Ini Bisa Membuat Anda Kehilangan Kesempatan Kerja

Maksimalkan Bagian Awal Resume Anda

strategi menulis resume

Setiap perekrut akan menghabiskan waktu beberapa detik untuk memindai bagian puncak dari resume Anda ketika membukanya. Lalu, mereka akan memutuskan apakah mereka akan menginvestasikan lebih banyak waktu untuk membacanya atau tidak. Karena itulah, Anda harus mefokuskan diri untuk menciptakan konten yang jenius pada bagian setengah atas dari resume Anda (bagian yang bisa terlihat tanpa perlu menggeser ke bawah, di komputer). Ini akan memastikan bahwa konten Anda bsia menarik perhatian perekrut pada detik-detik vital pertama.

Dalam memoles resume ini, mulailah dengan menghapus keahlian-keahlian yang klise dan generik, seperti kerja tim atau kemampuan berkomunikasi dari profil Anda. Ini adalah persyaratan dari pekerjaan apa pun dan tak akan membuat siapa pun merasa kagum. Alih-alih, isi bagian atas dari resume Anda dengan keahlian spesifik industri yang banyak dicari dan pengetahuan yang merefleksikan kebutuhan perusahaan target Anda. Tambahkan juga ringkasan keahlian inti dalam poin bullet di bawah profil. Ini akan memastikan bahwa atribut kunci Anda diperhatikan oleh HR.

Gambarkan atau Kuantifikasi Dampak Anda

resume untuk karir baru
Sumber : bestofme

Saat memoles lamaran kerja Anda, Anda harus sadar bahwa bagi para perekrut, kebanyakan resume terlihat begitu sama, meskipun para kandidat sebenarnya sangat berbeda. Masalahnya, kebanyakan pelamar hanya sekadar menulis keahlian dan kualifikasi saja yang sebenarnya sama dengan yang dimiliki oleh ribuan orang lain. Jika Anda melamar kerja yang melibatkan penjualan, negosiasi, teknologi, dan keahlian pengelolaan akuntasi, maka Anda harus sadar bahwa ada banyak kandidat pesaing yang juga punya keahlian-keahlian yang sama.

Hasil pada akhirnya akan memisahkan kandidat yang biasa-biasa saja dengan yang sangat berkualitas. Jadi, ketika Anda menulis deskripsi peran Anda, jangan hanya menulis tanggung jawab dan keahlian saja. Perluas dengan mendemonstrasikan dampak tindakan Anda. Misalnya, jangan sekadar menulis “mengidentifikasi klien potensial,” tetapi tulislah juga berapa hasil lead klien yang merupakan buah kerja keras Anda.

Jika Anda memoles lamaran kerja Anda dengan cara-cara ini, maka Anda akan jadi lebih menonjol di mata HR.

Beri komentar Anda tentang artikel ini