Tak Mau Kan Jadi Pengangguran Friksional? Begini Cara Mengantisipasinya!

Stigma tentang pengangguran memang menjadi hal buruk yang lekat dengan kehidupan masyarakat. Sebenarnya ada beberapa jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya. Salah satu yang paling sering dialami adalah pengangguran friksional.

Pengangguran friksional adalah suatu kondisi yang membuat orang tidak bekerja karena baru menyelesaikan jenjang pendidikan atau baru saja keluar dari pekerjaan lama tanpa pekerjaan pengganti.

Pada umumnya, fase pengangguran ini terjadi selama beberapa minggu atau beberapa bulan. Namun, ada pula orang yang akhirnya menjadi pengangguran jangka panjang karena tak kunjung menemukan pekerjaan. Agar kamu tidak menjadi pengangguran friksional, sebaiknya pahami cara-cara antisipasi berikut ini:

Menambah Keahlian Saat Menempuh Jenjang Pendidikan

Dunia kerja bukan hanya soal gelar semata. Lebih dari itu, kamu juga dituntut memiliki keahlian memadai sebelum memasuki dunia kerja. Itulah sebabnya, kamu juga harus menambah keahlian saat menempuh jenjang pendidikan.

Jangan hanya berpuas diri dengan keahlian yang kamu dapatkan di sekolah atau kampus. Pelajari hal-hal baru yang berkaitan langsung dengan dunia kerja, misalnya bahasa asing, kemampuan organisasi, atau kerja part time. Menambah keahlian bisa mengurangi risiko menjadi pengangguran friksional.

Baca Juga: Ternyata Jenis-Jenis Pengangguran Juga Variatif Berdasarkan Penyebabnya

Menghindari Perasaan Tak Cocok dengan Bidang Pekerjaan Tertentu

Kamu tak harus bekerja di bidang yang sama dengan latar belakang pendidikanmu. Sudah banyak contoh orang yang sukses menekuni bidang karier yang sama sekali baru bagi dirinya. Bila kamu yakin ingin berkarier di bidang tertentu, lanjutkan keyakinan tersebut dan bergegaslah melamar pekerjaan.

Kamu akan mempelajari banyak hal-hal baru ketika sudah bekerja. Sehingga kemampuan kerjamu akan semakin luas dan tidak terbatas pada hal-hal yang sejalan dengan latar belakang pendidikan saja.

Aktif Secara Profesional di Media Sosial

Aktif di media sosial secara profesional akan berdampak besar bagi kariermu. Salah satu media sosial yang patut kamu manfaatkan secara maksimal adalah LinkedIn. Karena LinkedIn bukan sekadar media sosial, tetapi juga sering dimanfaatkan untuk mencari kerja dan mencantumkan informasi lowongan kerja.

Jika kamu melakukan update LinkedIn dan menunjukkan profesionalitas, bukan mustahil bila kamu menemukan lowongan kerja atau bahkan ditawari pekerjaan melalui LinkedIn.

Mengisi Waktu Menjadi Freelancer

Risiko pengangguran friksional juga bisa dicegah dengan cara menjadi freelancer. Jika kamu belum mendapatkan pekerjaan tetap dalam waktu lama, pekerjaan sebagai freelancer bisa menjadi pilihan.

Kamu bisa tetap mendapatkan uang dan pengalaman kerja dari pekerjaan lepas. Siapa tahu nanti kamu dapat berkarier sebagai freelancer profesional yang penghasilannya tak kalah besar dengan karyawan kantoran.

Menjadi pengangguran friksional sebenarnya bukan aib yang membuat kamu rendah diri. Namun, kamu tetap harus berupaya bersikap profesional agar risiko menganggur terlalu lama tidak kamu alami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here