Sunk Cost Fallacy: Saat Kamu Mendedikasikan Banyak Hal untuk Seseorang

Ketulusan yang kita berikan kepada orang lain memang tidak selalu mendapatkan balasan yang sama. Kamu tentu sering kali memberikan hal hal, misalnya waktu, tenaga, dan pikiran demi orang-orang yang kamu sayangi. Namun, orang tersebut tidak menganggapnya sebagai suatu pengorbanan besar. Hal tersebut didefinisikan sebagai sunk cost fallacy.

Apakah selama ini kamu terlibat dalam kondisi sunk cost fallacy? Mari cari tahu informasi selengkapnya!

Apa yang Dimaksud dengan Sunk Cost Fallacy?

Sunk cost fallacy adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kondisi seseorang yang telah “menginvestasikan” sesuatu pada orang lain. Investasi tersebut dapat berupa waktu, tenaga, perasaan, hingga uang. Hal tersebut biasanya dilakukan karena perasaan menyayangi secara tulus.

Meskipun sebenarnya belum tentu orang yang menerima investasi tersebut benar-benar memahami dan dapat memberikan balasan yang setimpal dengan perhatianmu.

Baca Juga: PDKT dengan Rekan Kerja Sering Berujung Gagal, Apa Penyebabnya?

Awal Mula Terjadinya Bucin

Fenomena budak cinta (bucin) memang dapat terjadi ketika kamu telah menginvestasikan banyak hal kepada orang lain. Hal tersebut membuatmu merasa memiliki keterikatan hingga akhirnya sulit melepaskan diri dari hubungan yang kurang sehat.

Misalnya, kamu sulit melepaskan diri dari pasangan yang telah dinikahi selama bertahun-tahun. Padahal, pasangan kamu memiliki perangai buruk yang mengganggu keseimbangan psikologis. Bahkan bukan hanya soal pasangan, sunk cost fallacy juga dapat terjadi dalam hubungan persahabatan, masa pacaran, dan bentuk relasi lainnya.

Lantas, Bagaimana Cara Menghadapinya?

Jangan menyerah begitu saja jika saat ini kamu berada dalam situasi ini. Lakukan beberapa hal berikut ini agar dapat terlepas dari hubungan yang membebani diri sendiri:

  • Meluangkan me time agar dapat berpikir jernih sebelum mengambil keputusan.
  • Mengalihkan perhatian dari orang-orang yang menyakiti. Sebaiknya kamu mulai menyibukkan diri sendiri dengan aktivitas yang positif dan membuatmu bahagia.
  • Belajar melepas perlahan-lahan supaya dapat meminimalkan perasaan kehilangan.
  • Mencurahkan isi hati dan perasaan penuh beban kepada orang-orang terdekat yang dapat dipercaya.

Bila kondisi sunk cost fallacy benar-benar terasa mengganggu, jangan ragu berkonsultasi kepada psikolog agar kamu lekas mendapatkan solusinya. Jangan sampai perasaan tak nyaman tersebut membuatmu terlalu bergantung kepada orang lain dan tidak leluasa menjalani hari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here