SWOT Analysis: Langkah Strategis untuk Mempercepat Self-Improvement

Self-improvement yang dilakukan untuk menaikkan kualitas diri dapat dilakukan dengan menerapkan SWOT analysis. Analisis ini dapat menjadi solusi untuk berbagai masalah yang kamu hadapi, mulai dari rasa kehilangan, tidak produktif, khawatir tentang masa depan, dan perjuangan yang tak bisa dihindari saat kamu mencoba untuk melakukan pengembangan diri.

Jadi, apa sebenarnya SWOT analysis dan bagaimana untuk menerapkannya?

Apa Itu SWOT Analysis dan Bagaimana Melakukannya?

SWOT analysis adalah istilah bisnis yang terus berjalan di dunia pengembangan pribadi karena efektivitasnya dalam meningkatkan sebuah perusahaan atau pribadi seseorang. S.W.O.T. adalah kependekan dari Strenghts (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (Peluang) dan Threats (Ancaman).

Ketika menilai keempat pilar utama dalam hidup, SWOT dapat memberi gambaran yang baik tentang arah yang harus kamu tuju, dan bahkan dapat menyoroti beberapa cara terbaik untuk melakukannya. Mempraktikkan SWOT analysis cukup mudah kok.

Pertama-tama, ambil pena dan kertas, lalu menuliskan empat kolom untuk strenghts, weakness, opportunities dan threats. Mulailah mengisi masing-masing kolom dan menerapkannya pada situasi apapun yang kamu alami.

Bila kamu mempertimbangkan untuk mengembangkan perusahaan, kamu dapat menuliskan kekuatan dan kelemahan bisnis kamu saat ini. Dan juga peluang dan ancaman yang perlu diatasai.

Jika kamu adalah seorang individu yang ingin meningkatkan kualitas diri, kamu dapat melakukan SWOT analysis, baik pada level mikro ataupun makro.

Baca Juga: 5 Jenis Karakter yang Bisa Menghambat Pengembangan Karier

Contoh untuk mikro dari SWOT analysis adalah fokus pada satu bidang kehidupan tertentu. Misalnya, strengths, weakness, opportunities, dan threats yang berkaitan dengan produktivitas atau ganti pekerjaan. Sementara untuk level makro, terkait dengan semua bidang kehidupan.

Untuk mudahnya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memulai SWOT analysis, yaitu dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:

Strengths

  • Apa kualifikasi profesional yang membuat saya menonjol dibandingkan yang lain?
  • Apa yang perlu saya asah untuk menyaingi orang yang ada di atas rata-rata atau di bawah rata-rata?
  • Prestasi apa yang pernah saya raih?
  • Perjuangan apa yang pernah saya atasi di masa lalu yang memberi saya harapan di masa yang akan datang?

Weakness

  • Di mana saya terlihat tidak cakap dan orang lain lebih unggul dari saya?
  • Kebiasaan buruk apa yang saya miliki?
  • Pikiran apa yang cenderung membuat saya menahan diri?

Opportunities

  • Apakah ada kemajuan signifikan yang terjadi atau akan terjadi yang bisa saya manfaatkan?
  • Apakah ada posisi baru di perusahaan yang dapat memaksimalkan keahlian saya?
  • Seperti apa celah di pasar yang berpotensi untuk dapat saya isi?
  • Adakah kesempatan yang berisiko rendah?

Threats

  • Kompetisi apa yang saya hadapi pada area tertentu?
  • Hal apa yang paling mungkin untuk bisa mengalahkan saya? Apakah itu saya sendiri?
  • Jika ada kemerosotan ekonomi, apakah saya akan mampu bertahan? Bisakah saya mengubahnya menjadi peluang?

Dengan menerapkan SWOT analysis, kamu akan mendapatkan banyak manfaat. Kamu akan terbantu untuk menyusun rencana yang dapat ditindaklanjuti, mengembangkan ide, serta mengenal aspek dan pola baru. Bahkan, untuk menghindari risiko di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here