Repeat Order: Trik Mengubah Pembeli Jadi Pelanggan

Sebuah bisnis bisa berjalan dengan baik jika pemilik bisnis mampu menarik perhatian pembeli. Semakin banyak jumlah pembeli, maka semakin tinggi angka penjualan yang bisa didapatkan. Meski demikian, bisnis yang sukses adalah bisnis yang bisa mengubah pembelinya menjadi pelanggan.

Apa sih bedanya pembeli dan pelanggan? Kalau pembeli adalah konsumen yang melakukan pembelian, maka pelanggan adalah konsumen yang puas akan produk atau jasa yang digunakan.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah pembeli puas terhadap produk atau jasa yang digunakan adalah banyaknya repeat order (RO) yang dilakukan. Yaitu, seberapa sering konsumen tersebut melakukan pembelian kembali. Salah satu cara agar konsumen melakukan RO adalah memberikan value (nilai tambah) pada konsumen.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan pemilik bisnis untuk meningkatkan value bagi konsumen. Yuk, disimak beberapa triknya.

Mendengarkan Keluhan dan Feedback Konsumen

Banyak pemilik bisnis yang tidak mendengarkan keluhan konsumennya. Saran dari konsumen juga seringkali diabaikan. Jika bisnis yang kamu miliki ingin memiliki value di mata konsumen, maka kamu harus mendengarkan keluhan dan saran dari konsumen.

Selain meningkatkan value, dengan mendengarkan keluhan dan saran konsumen kamu juga bisa menjaga dan meningkatkan kualitas produk atau jasa yang ditawarkan.

Memahami Konsumen untuk Meningkatkan Repeat Order

Seringkali pemilik bisnis memiliki nomor hotline yang bisa dihubungi pembelinya. Tapi, tidak banyak pemilik bisnis yang mau memahami konsumennya. Memahami konsumen disini maksudnya adalah menanggapi keluhan dan saran dari konsumen.

Semisal, jika konsumen mengeluh kemasan produknya bermasalah, maka pemilik bisnis harus segera menggantinya dan memastikan kejadian itu tidak terulang untuk kedua kalinya.

Dengan memahami konsumen, tingkat kepercayaan konsumen akan meningkat. Dengan begitu, selain manfaat dari produk atau jasa yang dibeli, konsumen juga mendapatkan value.

Baca Juga: Psikologi Marketing: Mendongkrak Penjualan Lewat Perilaku Konsumen

Memberikan Kejutan

Cara lain untuk meningkatkan value adalah dengan memperlakukan konsumen layaknya teman atau saudara. Sesekali berikan kejutan pada mereka. Semisal, berikan bonus atau hadiah bagi konsumen yang sudah melakukan pembelian sebanyak tiga kali. Bonus atau hadiah juga bisa diberikan kepada konsumen yang sedang merayakan ulang tahunnya.

Dengan memperlakukan konsumen layaknya teman atau saudara, kamu bisa menjalin kedekatan dengan mereka. Sehingga konsumen tidak ragu untuk melakukan RO di waktu mendatang.

Membangun Otoritas Bisnis

Agar bisa memberikan value, kamu harus bisa meningkatkan kepercayaan konsumen. Salah satu caranya, yaitu dengan membangun otoritas. Maksudnya disini yaitu bisnismu harus memiliki reputasi sehingga dikenal banyak orang.

Bukan itu saja, bisnis yang kamu miliki juga hendaknya menjadi rujukan bagi konsumen yang ingin menyelesaikan masalah atau mendapatkan manfaat dari produk atau jasa.

Membangun reputasi tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Tapi, kamu harus memulainya sedari sekarang. Agar kamu bisa memberikan value yang jarang didapatkan konsumen dari kompetitor. Dengan begitu, konsumen akan sering melakukan repeat order dan berubah menjadi pelanggan yang setia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here