Unit Link Asuransi, Layak Nggak Sih Jadi Pilihan Investasi?

Unit link asuransi merupakan salah satu cara berinvestasi yang bisa kamu pilih. Investasi ini merupakan bagian dari rencana perlindungan asuransi. Dengan unit link, kamu bisa berinvestasi di beberapa jenis instrumen asuransi dan mendapatkan profit.

Seperti yang diketahui, untuk mendapatkan perlindungan asuransi kamu harus membayar premi secara berkala. Namun, jika kamu ingin mendapatkan hasil investasi, jumlah premi yang harus dibayarkan tentunya lebih besar.

Sedangkan untuk unit link yang akan ditempatkan di beberapa instrumen investasi yang bisa kamu pilih bisa berupa pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham dan reksa dana campuran.

Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kamu memutuskan berinvestasi dengan unit link. Simak dulu penjabarannya di bawah ini:

Reputasi Perusahaan yang Menawarkan Unit Link Asuransi

Jika ingin berinvestasi unit link, pilihlah perusahaan asuransi yang sudah lama berdiri dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Perhatikan pula Risk Based Capital-nya. Risk Based Capital atau RBC menandakan stabilitas keuangan perusahaan. Semakin besar ratio RBC, maka perusahaan tersebut semakin baik.

Tidak ada salahnya kamu juga memperhatikan akses kesehatan yang dimiliki. Semakin banyak rumah sakit atau pusat kesehatan yang bekerjasama maka semakin baik.

Baca Juga: Mau Liburan? Cari Tahu Dulu Penggunaan Asuransi Travel Kartu Kredit

Premi yang Dibayarkan Terjangkau

Besar premi keseluruhan tentu harus terjangkau. Umumnya, besaran premi asuransi, yaitu 10 persen hingga 30 persen dari pendapatan. Artinya, dengan porsi tersebut, kamu sudah mendapatkan proteksi asuransi dan hasil investasi dari unit link asuransi.

Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah kamu harus mendapatkan proteksi asuransi sesuai kebutuhan yang diinginkan. Pasalnya, seringkali keberadaan unit link menyebabkan nasabah underinsured, alias, jumlah dan jenis proteksi asuransi yang didapatkan berkurang.

Mengetahui Kinerja Investasi dari Unit Link

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di unit link, ada baiknya kamu meminta perusahaan untuk menjelaskan secara mendetail produk unit link nya. Sehingga kamu tidak salah dalam memilih jenis instrumen investasi. Pasalnya, setiap instrumen memiliki resiko investasi yang berbeda.

Selain itu, ketahui pula pembagian porsi premi yang dialokasikan untuk unit link, serta kapan alokasi tersebut dilakukan. Hal ini penting karena beberapa perusahaan asuransi baru mengalokasikan seluruh dana ke unit link pada tahun ketiga atau kelima.

Selanjutnya, kamu juga harus memastikan perusahaan asuransi yang ditunjuk untuk menginformasikan kinerja investasi setiap bulannya. Dengan begini, kamu jadi tahu sudah berapa banyak kamu berinvestasi dan berapa banyak hasil investasi yang didapatkan.

Profit yang didapatkan dari berinvestasi di unit link asuransi memang tidak sebesar profit yang didapatkan jika kamu berinvestasi langsung ke reksa dana. Namun, jenis investasi ini cukup aman. Hanya saja, kamu harus memperhatikan beberapa hal diatas jika ingin mendapatkan profit sekaligus proteksi yang ditawarkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here