Pusing Menghadapi Bos Mikromanajemen? Gunakan 3 Trik Ini!

Menghadapi bos mikromanajemen memang tidak mudah. Kamu harus berhati-hati sebelum bertindak jika tak ingin mengacaukan pekerjaanmu. Bos dengan gaya mikromanajemen biasanya terlalu mengontrol apa yang dikerjakan bawahannya. Mereka juga terlalu banyak mengambil porsi sehingga ruang gerak yang dimiliki timnya sangat sempit.

Lantas apa yang harus kamu lakukan ketika harus menghadapi bos mikromanajemen? Menolak semua perintahnya? Memberikan kritik tanpa logika yang tepat? Mengabaikannya? Atau menerima tanpa perlawanan?

Sebelum bertindak, yuk pelajari trik berikut untuk menghadapi bos mikromanajemen tanpa mengacaukan reputasimu:

Kurangi Pemicu Mikromanajemen

Pada dasarnya bos yang memiliki gaya kepemimpinan mikromanajemen selalu ingin mengatur ritme pekerjaan dan memperluas ruang geraknya sendiri. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengurangi hal-hal yang memicu gaya mikromanajemennya keluar.

Perhatikan produktivitas kerja, deadlines, dan target laporan untuk memastikan semua pekerjaan kamu sesuai. Jika kamu mengabaikan semua itu, bos akan mulai mengatur ulang setiap detail yang harus kamu kerjakan setiap harinya.

Baca Juga: Penerapan New Normal Mengubah Sistem Kerja? Pelajari Persiapannya!

Bersikap Proaktif

Tutup semua celah yang membuat bos kamu mengontrol pekerjaanmu. Cobalah membalik keadaan. Berikan update atau laporan sebelum bos kamu memiliki kesempatan untuk bertanya. Lakukan hal ini untuk setiap proyek yang kamu kerjakan. Dengan begitu gaya mikromanajemen yang dimiliki bos kamu akan terabaikan karena cara kerja kamu yang proaktif.

Selain itu, bos kamu akan tahu posisi pekerjaanmu. Jika dia memberikan pertanyaan, kamu harus siap memberikan input saat itu juga. Ini dilakukan untuk menghindari pertanyaan lanjutan yang mengarah kepada sikap mikromanajemen.

Pahami Apa yang Dia Mau

Menghadapi bos mikromanajemen akan sulit ketika kamu tidak paham goals yang ada di kepalanya. Maka selanjutnya adalah memahami apa yang dia inginkan. Jika setiap pagi dia selalu mengingatkanmu tentang laporan, maka kini saatnya kamu berikan laporan tersebut sebelum dia datang ke kantor.

Jika sebelumnya dia membuat rincian ide untuk proyek terbaru, maka kini saatnya kamu membuat kerangka proyek sebelum bos menyuruhmu. Berikan dia kesempatan hanya untuk melakukan review pekerjaan, jangan berikan hal lebih dari itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here