Semangat Menurun akibat Ditinggal Resign Sahabat, Jadi Harus Bagaimana?

Dinamika di dunia kerja memang tak bisa ditebak. Salah satu yang sering terjadi secara tiba-tiba adalah keputusan resign. Bukan hanya keputusan resign diri sendiri yang menjadi hal penting, ditinggal resign sahabat juga sering menyebabkan dampak besar.

Tak jarang orang-orang yang ditinggal resign sahabat merasa kehilangan semangat hingga produktivitas kerjanya terganggu.

Jadi, apa yang sebaiknya kamu lakukan jika ada sahabat yang akan resign kerja?

Berusaha Mendukung Keputusannya

Kamu tentu harus mendukung keputusan resign yang telah dipilih sahabatmu. Karena sahabat kamu pasti sudah memiliki rencana hidup yang akan dijalani pasca resign.

Walaupun kamu sedih karena ditinggal resign sahabat, berusahalah mendukung keputusannya. Karena keputusan resign belum tentu menjadi akhir bagi jalinan persahabatan kalian.

Hindari Gosip sebelum Sahabat Resign

Hubungan kamu dengan sahabat yang akan resign bisa memburuk kalau kamu ikut mengosipkan rencananya. Padahal, semua orang berhak memutuskan resign dan mencari sumber penghidupan yang lebih baik lagi.

Baca Juga: Jenuh dengan Obrolan Gosip Kantor? Begini Cara Menghindarinya!

Demi menjaga hubungan baik dengan sahabat, kamu harus bersikap bijak dan tak perlu memojokkan keputusan tersebut. Hindari membahas gosip-gosip yang berkaitan dengan keputusan resign sahabatmu.

Tetap Menjalin Komunikasi

Setelah ditinggal resign sahabat, alangkah lebih baik kalau kamu tetap menjalin komunikasi dengannya. Apalagi bila kamu sudah terbiasa berbagi hal-hal yang bersifat pribadi. Lakukanlah hal tersebut secara intens.

Selain menjaga jalinan persahabatan, bukan mustahil bila kamu akan mendapatkan peluang kerja atau peluang bisnis besar melalui relasi tersebut.

Meminta Bantuan secara Profesional

Profesionalitas kerja harus tetap terjaga meskipun sahabatmu akan segera resign. Jangan segan meminta bantuan yang berkaitan dengan urusan pekerjaan kepada sahabat kamu. Supaya tidak ada pekerjaan atau informasi yang tertinggal pasca resign.

Semua pekerjaan harus lekas diselesaikan sebelum sahabatmu benar-benar resign. Kamu tentu tak mau kan repot-repot menghubungi sahabat yang sudah resign hanya untuk menanyakan urusan pekerjaan yang belum rampung?

Lekas Berbaur dengan Rekan Kerja Baru

Ada yang datang dan ada yang pergi. Kamu akan menghadapi situasi ini di lingkungan kerja. Kepergian sahabat yang resign akan digantikan oleh rekan kerja baru. Jadi, kamu juga harus berusaha bersemangat dan berbaur dengan rekan kerja baru.

Jangan ragu mengarahkan rekan kerja untuk menyelesaikan tugas pribadi dan bekerja sama dengan baik. Supaya performa tim kerja tidak menurun akibat pergantian karyawan.

Kamu harus memahami bahwa ditinggal resign sahabat bukan akhir dari segala. Dukunglah keputusan sahabat supaya kamu dan sahabat bisa menempuh perjalanan karier sesuai keinginan masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here