Krisis di Usia 30an Ini Rentan Kamu Alami, Berat tapi Harus Dihadapi

Sudahkah kamu mengalami krisis di usia 30an? Benar sih, siklus manusia memang rentan mengalami krisis sepanjang hidupnya karena selalu ada saja hal-hal yang dicemaskan. Berikut beberapa krisis di usia 30an yang akrab dialami seseorang dan harus dihadapi.

Krisis di Usia 30an Diawali dengan Keraguan akan Pilihan Karier

Saat sudah berada di usia 30an, seseorang akan mulai sering mempertanyakan pilihan kariernya. Sudahkah dia berada di jalur tepat? Benarkah karier sekarang dapat menopang seluruh masa depan keluarga kecilnya? Pikiran-pikiran seperti sangat wajar dialami siapa pun, apalagi bagi yang sudah berumah tangga.

Ketika hal seperti ini mulai sering kamu rasakan, cobalah untuk rehat sejenak dan evaluasi hal-hal yang berhubungan dengan karier kamu. Pertimbangkan semua risiko dari setiap pilihan yang tersedia untukmu agar kamu bisa merencanakan masa depan dengan baik juga.

Kadang Masalah Keuangan Juga Mewarnai Krisis di Usia 30an

Bukan hanya pekerjaan, masalah keuangan juga menjadi paling dominan dihadapi orang-orang berusia 30an. Ada kalanya rasa iri muncul ketika teman-teman sebaya memiliki lebih banyak uang atau harta dibandingkan diri kita. Bahkan, kadang muncul pertanyaan seakan-akan menyalahkan diri sendiri: “Selama ini aku ke mana aja? Kenapa belum bisa sesukses dia?”

Membandingkan diri dengan orang lain adalah hal yang wajib kamu hindari. Kamu tidak bisa merasa sedih ketika kondisi keuanganmu mungkin tidak secerah teman-temanmu. Percayalah, setiap orang punya timing masing-masing dan sungguh tidak perlu untuk kamu banding-bandingkan.

Baca Juga: 4 Mindset di Usia 20-an yang Harus Kamu Miliki, Stay Positive Ya!

Sulitnya Mengambil Keputusan dari Berbagai Masalah

Semakin dewasa kita, maka semakin banyak pula masalah yang hadir. Bukan hanya dari pekerjaan, kadang masalah terbesar justru datang dari keluarga. Satu masalah yang muncul berpotensi memengaruhi kestabilan hal lain. Inilah yang membuat kita sering galau saat punya masalah di usia 30an.

Selain masalah banyak datang, seseorang mulai kesulitan mengambil keputusan di usia ini. Salah satu faktor penyebabnya dalah terlalu lama mempertimbangkan risiko. Alih-alih segera diselesaikan, yang ada masalah justru semakin banyak dan membuat frustrasi.

Ekspektasi yang Tidak Sesuai Realita Kerap Menjadi Teman

Krisis di usia 30an juga diwarnai dengan kekecewaan seseorang dalam menghadapi realita hidup. Tentu banyak ekspektasi yang dibuat, tetapi tidak terwujud di dunia nyata. Itu sebabnya, rasa kecewa bisa menghantui seseorang cukup lama dan sulit dihilangkan.

Tidak ada yang salah dari berekspektasi akan sesuatu, hanya saja jangan lupa persiapkan diri untuk menerima kenyataan. Misalnya, belum tentu di usia 30an kamu sudah menikah dan hidup mapan. Daripada hanya sekadar mengejar target dan angka di usia tertentu, lebih baik fokus untuk meraih sesuatu dengan proses yang benar.

Krisis di usia 30an manakah yang sedang kamu alami? Semoga kamu bisa melewati masalahmu dengan hati lebih tenang dan berlapang dada ya. Semangat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here