4 Langkah Jitu Menjelaskan Pertanyaan Kegagalan Saat Interview Kerja

Saat wawancara kerja berlangsung, ada banyak pertanyaan yang terdengar mudah tapi sulit untuk dijawab dengan tepat. Salah satunya, pertanyaan kegagalan saat interview, entah mengenai kegagalan pekerjaan atau kehidupan pribadi. Tentunya akan ada perasaan sungkan dan takut untuk menceritakan momen tersebut.

Pasalnya, selama ini kegagalan dianggap sebagai suatu hal buruk yang akan membuat nilai seseorang menurun ketika perusahaan tahu tentang itu. Namun, kenyataannya pertanyaan kegagalan saat interview seringkali menjadi pertanyaan pamungkas yang membuyarkan para kandidat.

Berikut ini ada beberapa langkah penting yang perlu dipahami ketika kamu harus menjelaskan pertanyaan kegagalan saat interview kerja:

Memilih Kegagalan yang Nyata

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika pewawancara bertanya mengenai pengalaman kamu tentang kegagalan adalah memilih cerita yang nyata. Jangan mencoba untuk menghindari pertanyaan ini dengan mengarang cerita secara mendadak, sebab itu hanya akan mempersulit kamu.

Kamu mungkin tidak terlalu percaya diri untuk menceritakan kegagalan yang pernah dialami, dan merasa takut ini akan menciptakan kesan yang buruk tentang dirimu. Namun saat rekruter bertanya tentang ini, mereka mencari sesuatu yang salah dalam segala hal.

Maka kamu harus bisa menceritakan sesuatu yang cukup penting bukan semuanya tapi tidak  berjalan dengan baik karena tindakan pribadimu.

Baca Juga: Gagal Interview Kerap Dialami Fresh Graduate, Berikut Penyebabnya!

Temukan Definisi Kegagalan dalam Bahasa Kamu Sendiri

Setelah kamu memilih cerita kegagalan, tentukan kegagalan itu dengan cara yang berhasil. Setelah kegagalan didefinisikan, cerita kamu tidak perlu lagi menjadi kegagalan yang jelas. Di sini kamu membuat sebuah kegagalan tidak lagi  bernilai mutlak, tapi bergantung kepada parameter dan sudut pandang yang kamu gunakan.

Misalnya, ketika kamu mendefinisikan kegagalan itu tentang suatu hal yang tidak sesuai ekspektasi. Definisi kegagalan kamu hanya bisa diukur oleh dirimu sendiri, sehingga ini tidak membuat kegagalan tersebut terkesan menyedihkan dan negatif.

Menceritakan Kisah Kegagalan dengan Efektif

Setelah kamu menemukan dan mengevaluasi pertanyaan kegagalan saat interview yang akan dibagikan, kini saatnya mengatur plot cerita. Cobalah untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu mengatur intro cerita, sebab pewawancara hanya ingin menyorot tentang bagaimana kamu menangani kegagalan tersebut.

Mulailah dengan situasi dan jelaskan mengapa hal tersebut menantang kemudian jelaskan bagaimana kamu mencoba memperbaikinya. Jangan mencoba menutupi fakta bahwa semua hal tidak berjalan seperti yang direncanakan.

Jelaskan Apa Lesson Learned dari Kegagalan Itu

Sebagai penutup cerita, kamu bisa menjelaskan apa hikmah atau pelajaran yang bisa dipetik dari momen kegagalan tersebut. Tentu saja kamu harus menekankan jika kegagalan ini bukan hanya tentang tidak mencapai ekspektasi atau tujuan tertentu, tapi ini adalah pembelajaran berharga.

Jelaskan seberapa banyak kamu belajar dan seberapa kuat pengalaman ini membuat kamu memerbaiki diri menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here