Harus Menghadapi Rekan Kerja Sok Tahu di Kantor? Begini Caranya

rekan kerja sok tahu
Sumber: managersareheroes

Hampir setiap kantor memiliki seseorang yang mengira dia tahu segalanya. Mulai dari laporan tahunan perusahaan hingga kesehatan gigi hewan peliharaan, seolah semuanya ada pada teritori pengetahuan orang-orang semacam ini. Ini adalah orang pertama yang akan menyampaikan pendapatnya dengan nada otoritas mengenai seberapa besar anggaran bulanan seharusnya, seberapa banyak artikel yang harus diunggah di blog perusahaan, dan tanpa diminta memberi masukan terhadap penggunaan ejaan. Jadi, apa yang harus Anda lakukan kalau Anda cinta dengan pekerjaan Anda tapi tidak bisa tahan dengan tipe rekan kerja sok tahu ini?

Hadapi Rekan Kerja Sok Tahu dengan Cara-Cara Ini

Berempatilah Dengannya

menghadapi rekan kerja

Sulit memang, tetapi Anda perlu untuk menjaga agar tidak terlalu marah atau menyerangnya. Ketika Anda melihat sang rekan kerja sok tahu mulai membuka mulut, tahanlah hasrat Anda untuk memutar bola mata dan cobalah temukan sebuah kesamaan. Ketika kita berfokus kepada apa yang kita setujui bersama, ini akan menghubungkan kita dengannya pada level emosional secara postif. Dengan menghilangkan emosi negatif dari observasi kita, ini bisa mengurangi frustrasi dan belajar sesuatu mengenai mengapa sang rekan kerja sok tahu terus-menerus berupaya mempromosikan dirinya sendiri. Misalnya, bisa saja ia bertingkah seperti itu karena ia merasa orang-orang yang lain tidak menghargai upayanya untuk berkontribusi pada tim atau tidak pernah menganggapnya serius. Di kasus-kasus seperti ini, mengakui idenya akan menjadikan sebuah hubungan kerja yang lebih baik. Selain itu, bisa juga ternyata ide-idenya menarik, bukan?

Baca Juga: Cara Menghadapi Tiga Tipe Rekan Kerja Cerewet yang Mengganggu

Manfaatkan Kelebihannya

kolega yang dibenci

Kontras dengan apa yang dipikirkan rekan kerja sok tahu, sebenarnya ia tidak tahu segala hal. Namun, jika ia bekerja bersama Anda, maka mungkin ia punya keahlian tertentu. Sarankan agar ia bertanggung jawab terhadap proyek sebuah cabang tertentu sehingga ia bisa memamerkan keterampilannya tanpa perlu mengganggu tanggung jawab yang lainnya. Doronglah agar rekan kerja sok tahu ini memimpin satu area tertentu. Ia kemungkinan akan justru merasa senang karena tanggung jawab yang penuh ini membuatnya bisa mengekspresikan segala pengetahuannya yang dirasanya beharga dan bisa memberikan kontribusi yang mengesankan untuk perusahaan. Di sisi lain, Anda tidak lagi diganggu olehnya yang mengurus-urusi pekerjaan Anda.

Wujudkan Sebuah Kerja Sama, Bukan Kompetisi

Sumber: listerine

Jalan terakhir jika memang Anda merasa bahwa ia tak bisa disikapi dengan cara-cara pengalihan lagi, maka Anda harus terang-terangan. Jika Anda tahu Anda harus bekerja bersama dengan rekan kerja sok tahu yang sudah terkenal seperti ini dalam sebuah proyek, dan Anda benar-benar merasa tidak nyaman dengan hal ini, maka sebaiknya Anda bicara dengan jujur mengenai kerja bersama ini. Bercakap-cakaplah secara dewasa.

Seperti misalnya, mulailah dengan mengekspresikan intensi Anda terang-terangan dengan berkata,

“Saya ingin bekerja dalam proyek ini secara kolaboratif, dan say tahu kita tidak akan selalu sepakat, namun saya ingin pekerjaan ini menjadi refleksi dari ide kita kedua belah pihak.”

Kadang, Anda pun harus benar-benar terang-terangan. Misalnya, berkata dengan agak keras seperti ini,

“John, kamu punya pendapat yang sangat kuat dan saya mengagumi hal ini. Tetapi, saya merasa tidak dihargai dan tidak dianggap ketika kkamu memaksa bahwa kamu benar dan tak mau berkompromi atau berkolaborasi dengan saya.”

Jangan berdebat atau mencari-cari cara untuk bertengkar, karena ini hanya akan membuat Anda dan dia sama-sama frustrasi. Jangan berusaha membantah ide-ide rekan kerja sok tahu ini. Ucapkan saja kemungkinan lain atau cara lain untuk melihat permasalahan yang sedang dikerjakan tanpa perlu membuat ini kompetitif.

Ingatlah bahwa kantor tersebut cukup besar bagi Anda dan dia bersama. Semoga sukses menghadapi rekan kerja seperti ini!