Medsos Bisnis Bukan Medsos Pribadi, Ini Cara Meningkatkan Awareness

Media sosial atau medsos sudah terbukti menjadi platform yang efektif untuk memperkenalkan dan memasarkan produk. Namun, tidak sedikit pebisnis pemula belum mampu mengoptimalkan medsos yang dimilikinya. Salah satu penyebabnya, pebisnis biasanya masih memperlakukanmedsos untuk bisnis seperti halnya medsos pribadi.

Sebagai pemilik bisnis, hendaknya kamu memperlakukan medsos layaknya salah satu divisi dalam sebuah perusahaan. Dengan begitu kamu akan memperlakukan platform tersebut secara profesional. Berikut ini beberapa tips mengoptimalkan medsos untuk bisnis.

Selektif dalam Memilih Platform

Pebisnis pemula biasanya memiliki keterbatasan waktu dan tenaga dalam mengelola medsos. Karenanya, melakukan seleksi dalam memilih platform penting demi kepentingan bisnismu. Sehingga waktu dan tenaga tidak terbuang percuma.

Belakangan, Instagram dan Facebook menjadi platform yang efektif dalam menginformasikan produk. Kalau sudah begini, kamu sebaiknya tidak menggunakan platform lain, seperti Twitter atau Pinterest.

Konten Medsos Bisnis Bukan tentang Kamu

Kalau di medsos pribadi banyak diisi oleh unggahan konten pribadi, maka konten di medsos bisnis seharusnya berisikan informasi terkait followers kamu.

Kamu bisa mengunggah informasi mengenai akibat dari permasalahan yang dialami followers serta solusi dari permasalahan tersebut. Kamu juga bisa mengunggah informasi lain terkait permasalahan dari berbagai sumber.

Baca Juga: Tips Membuat Giveaway untuk Meningkatkan Brand Awareness di Media Sosial

Interaksi yang Rutin

Di medsos pribadi, tidak ada yang melarangmu untuk mengunggah konten seminggu atau sebulan sekali. Namun, di medsos bisnis, hal ini tidak boleh dilakukan.

Interaksi antara bisnis kamu dan followers seharusnya berjalan dalam jangka waktu tertentu secara berkala dan rutin. Semisal, dua atau tiga hari sekali. Selain itu, kamu juga bisa mengomentari komen-komen yang masuk.

Konsisten dan Visual di Medsos untuk Bisnis

Upayakan konten di medsos bisnis hanya berisikan informasi terkait produk atau jasa yang kamu tawarkan, dan bukan hal lain. Konsistensi membuat followers menganggap bahwa kamu sedang membangun brand awareness.

Namun, elemen komunikasi dan interaksi tetap harus diutamakan. Dalam hal ini, kamu bisa menyertakan elemen visual. Pasalnya, gambar, foto atau infografik lebih efektif dibandingkan konten berisikan teks semata.

Manfaatkan Micro Influencer

Kalau bisnis sudah berkembang, tidak ada salahnya menggunakan micro influencer. Influencer biasanya sudah memiliki follower atau basis audience yang kuat. Dengan kelebihan ini, kamu bisa bisa meningkatkan awareness. Selain itu, tingkat konversi juga akan meningkat.

Meningkatnya tingkat konversi merupakan salah satu tanda bahwa kamu sudah memperlakukan medsos sebagai alat yang efektif untuk membangun bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here