Jawaban Oke untuk Pertanyaan “Apa Kelemahanmu” Bikin HRD Kepincut

Saat menjalani wawancara dengan HRD, terkadang pertanyaan “apa kelemahanmu” menjadi hal paling sulit untuk dijawab. Di sisi lain kamu harus bisa menilai diri sendiri, sementara kamu juga tak ingin kelemahanmu menjadikan HRD tak tertarik padamu.

Berikut rekomendasi terbaik agar kamu bisa menjawab pertanyaan “apa kelemahanmu” dengan lebih percaya diri.

Pertanyaan “Apa Kelemahanmu” Harus Kamu Jawab Jujur

Aturan pertama adalah kejujuran. Jawablah pertanyaan serba sulit tersebut dengan jujur alias tanpa mengada-ada. Kamu tidak perlu memasukkan kelemahan yang justru tidak kamu miliki atau menambah-nambahkannya agar terlihat lebih dramatis.

HRD bisa loh menilai kejujuranmu dari gerak-gerik dan postur tubuh kamu saat bicara. Jadi, jangan coba-coba menjadi orang lain saat wawancara ya. Pastikan kamu jujur dalam menjawab pertanyaan ini dan tak perlu terlalu mencemaskan banyak hal.

Setiap Orang Punya Kelemahan, Jadi Kamu Tak Perlu Rendah Diri

Selain jujur, kamu juga harus tetap percaya diri saat menjawab pertanyaan “apa kelemahanmu”. Meski hal ini menyangkut kelemahan dalam dirimu, kamu sama sekali tidak perlu minder. Lagipula, tidak ada orang yang benar-benar sempurna di dunia bukan?

Kalau kamu menunjukkan rasa minder dengan kelemahanmu, HRD justru bisa menilai bahwa kamu kurang menerima keadaan diri sendiri. HRD cenderung lebih suka mencari karyawan yang mampu menilai diri sendiri dan menerima seutuhnya kekurangan maupun kelebihannya. Ingat, tak perlu minder ya!

Baca Juga: Ini Dia Kesalahan Klasik saat Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja

Kamu Tidak Perlu Membawa-bawa Orang Lain Mengenai Kelemahanmu

Hal penting lainnya dalam menjawab “apa kelemahanmu” adalah jangan membawa orang lain untuk kamu salahkan. Misalnya, kamu punya kelemahan kurang bisa berkomunikasi dalam grup besar. Jangan lantas kamu menjelaskan penyebabnya karena lingkungan tempat kamu bekerja dulu tidak memberi ruang bagimu untuk bicara.

Membawa kesalahan orang lain hanya akan mengesankan kamu lebih suka mencari kambing hitam daripada instropeksi diri. Sadarilah kelemahanmu dan coba cari akar masalahnya tanpa perlu melihat orang lain. HRD tentu lebih mengapresisasi kalau kamu tak menyalahkan orang lain dalam masalahmu bukan?

Pertanyaan “Apa Kelemahanmu” Diimbangi dengan Solusi Mengatasinya

Jurus paling pamungkas adalah berikan solusi yang biasanya kamu lakukan untuk menghadapi kelemahanmu. Ambil contoh, kamu adalah orang yang kadang grogi ketika harus presentasi di depan banyak orang. Solusinya, kamu suka membiasakan diri berbicara di depan kaca untuk mengurangi rasa grogi serta lebih banyak belajar berinteraksi dengan orang-orang.

Solusi dalam menghadapi kelemahanmu menjadi kunci bagaimana kamu menerima dan memanajemen dirimu. Meski belum sempurna lepas dari kelemahanmu, setidaknya kamu bisa menjadikan kelemahan sebagai media untuk belajar lebih baik. Bukankah jawaban ini tampak jauh lebih brilian?

Bagaimana? Sudah siap untuk menjawab pertanyaan “apa kelemahanmu” dari HRD? Selamat mencoba dan semoga sukses mendapatkan karier impianmu ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here