Ini Caranya Mengenali dan Menyaring Manajer yang Tidak Sehat

menyaring manajer
Sumber: hcamag

Kepemimpinan yang tidak sehat adalah sebuah masalah yang sangat besar di dalam dunia bisnis. Meskipun adanya ketertarikan yang semakin berkembang mengenai budaya perusahaan di tahun-tahun terakhir ini, manajer tidak sehat masih banyak ada dan memimpin berbagai kantor. Manajer-manajer seperti ini seperti apel busik yang bisa mempengaruhi produktivitas karyawan serta membuat karyawan-karyawan lain tidak betah. Namun, yang lebih parahnya lagi, manajer yang tidak sehat bisa merusak bsinis. Karena itu, sangat penting untuk bisa mengenali dan menyaring manajer yang berbahaya bagi perusahaan seperti ini.

Sangat penting untuk mengenali bahwa budaya perusahaan yang baik sangat esensial untuk produktivitas dan perkembangan. Laporan terbaru menunjukkan bahwa budaya perusahaan yang buruk adalah kontributor terbesar melambatnya ekonomi. Laporan tersebut menunjukkan bahwa banyak karyawan yang keluar karena budaya perusahaan yang tidak sehat. Bagaimana caranya menyaring manajer yang bisa berbahaya bagi perusahaan seperti ini?

Langkah-Langkah Mengenali dan Menyaring Manajer Tidak Sehat dan Berbahaya bagi Perusahaan

Kenali Tanda-Tanda Manajer Tidak Sehat

penyebab atasan menyebalkan
sumber: huffingtonpost

Kebanyakan bos yang tidak sehat bahkan tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah ini. Kebanyakan dari mereka mengira cara mereka mengelola staf dan apa yang mereka lakukan tersebut baik bagi perusahaan. Namun, manajer-manajer yang buruk bisa menyebabkan masalah bagi bisnis Anda dengan menghalangi performa terbaik karyawan dan menyebabkan stres. Langkah pertama dalam menyaring tingkah laku tidak sehat seperti ini dari bisnis Anda adalah dengan mengakui bahwa Anda memiliki masalah. Di antaranya, ciri-cirinya adalah berikut ini:

  • Menganggap semua pekerjaan dan pencapaian adalah hasilnya sendiri
  • Menyalahkan orang-orang lain untuk kesalahan-kesalahan merea
  • Tidak pernah salah
  • Merendahkan orang lain
  • Tidak mau mendengarkan ide dari bawahan
  • Bergosip dan membicarakan mengenai orang lain di balik punggung mereka

Baca Juga: Ingin Menghindari Kandidat Ghosting saat Mendapat Tawaran Kerja? Ini Cara Mencegahnya

Ketahui Apa Alasan Seorang Manajer Berperilaku Tidak Sehat

Langkah berikutnya dalam menyaring manajer yang tidak sehat adalah memahami mengapa seorang manajer bertingkah seperti itu. Pada umumnya, manajer yang tidak sehat masuk dalam salah satu dari tiga kategori: narsis, diktator, atau merasa tidak cukup. Memahami bagaimana mereka beroperasi, melihat dunia, dan mengetahui apa yang memotivasi mereka akan membantu Anda mempengaruhi perilaku mereka. Seorang manajer yang berperilaku atas dasar merasa tidak cukup mungkin bisa berubah jika diberi dukungan dan pelatihan yang tepat. Namun, bisa jadi sebuah hal yang sangat sulit untuk mengubah sebuah perilaku yang sudah bercokol lama dan tidak bisa diubah, sehinga Anda mungkin perlu menyaring manajer yang memang tidak akan bisa bekerja di perusahaan Anda tanpa menimbulkan kerusakan atau kerugian bagi perusahaan dan karyawan Anda.

Aktif Menghilangkan Pengaruh Perilaku Tidak Sehat Manajer

pertanyaan untuk atasan
Source: businessinsider

Mengabaikan manajer tidak sehat ini tentu bukan langkah yang tepat bagi bisnis Anda. Menyaring manajer yang tidak sehat sangat diperlukan karena bisa mengganggu kerja tim, merusak moral, mempengaruhi kebahagiaan karyawan secara negatif, meningkatkan stress karyawan, dan membuat karyawan jadi sering keluar.

Tak peduli seberapa loyal seseorang kepada perusahaan, jika tingkah lakunya sangat tidak sehat, maka Anda perlu menyaring manajer seperti ini. Mengabaikan masalah tersebut akan bebahaya di masa depan. Langkah pertama adalah mengkonfrontasi mereka. Ini perlu dilakukan dengan cara yang tenang dan tidak agresif. Dokumentasikan perbuatannya, sarankan perubahan, dan dukunglah sang manajer tersebut dalam membuat perubahan.

Cara-cara lain untuk menjadi proaktif dalam menyaring manajer yang tidak sehat adalah dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Proaktiflah dalam mendeteksi dan menangani perilaku yang disfungsional
  • Pekerjakan pelatih-pelatih eksternal untuk meningkatkan perilaku manajer tersebut
  • Berikan pelatihan konflik untuk staff Anda
  • Tawarkan pelatihan berskala perusahaan untuk menyaring dan menghadapi perilaku yang tidak sehat.

Pahamilah manajer dan karyawan Anda untk bisa mendukung mereka. Menciptakan budaya perusahaan yang positif adalah jalan menuju kesuksesan.

Beri komentar Anda tentang artikel ini