Merekrut Karyawan Baru Jadi Lebih Mudah dengan Sistem Remote Hiring

Proses merekrut karyawan baru biasanya membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang cukup besar. Namun, kemajuan teknologi membuat perusahaan dapat melakukan efisiensi saat merekrut karyawan. Salah satunya dengan cara melakukan remote hiring.

Mayoritas perusahaan korporat maupun startup kini lebih memprioritaskan remote hiring terutama sejak pandemi melanda dunia. Implementasinya harus dilakukan secara cermat supaya perusahaan bisa mendapatkan karyawan yang potensial.

Mengenal Definisi Remote Hiring

Remote hiring adalah proses perekrutan karyawan baru yang dilakukan secara jarak jauh (remote) tanpa harus bertatap muka. Persiapan yang matang membuat proses perekrutan jarak jauh tak kalah berkualitas dibandingkan rekrutmen konvensional.

Bahkan, bukan mustahil bila perusahaan bisa mempekerjakan karyawan dari luar kota atau luar negeri dengan kompetensi memadai sesuai kebutuhan perusahaan.

Beberapa Tahapan dalam Proses Rekrutmen Jarak Jauh

Tahapan yang harus dilalui tim rekruter dan kandidat karyawan dalam proses remote hiring adalah sebagai berikut:

  • Tim rekruter menyiapkan lowongan kerja dengan job description dan keterangan tentang remunerasi secara lengkap. Proses awal ini penting untuk menyaring karyawan sehingga calon pelamar kerja yang merasa tidak cocok dengan job description dapat mengurungkan niat.
  • Selanjutnya, lowongan kerja dipublikasikan di website perusahaan, portal lowongan kerja online, dan media sosial. Jangan lupa memberikan keterangan tentang tenggat waktu lamaran kerja.
  • Perusahaan mulai membangun engagement dengan kandidat karyawan yang lolos kualifikasi tahap awal. Pada proses ini, perusahaan bisa mulai menghubungi karyawan untuk melakukan wawancara singkat via telepon atau video call.
  • Proses seleksi kandidat karyawan juga bisa dilanjutkan melalui tes yang berhubungan dengan job desc, contohnya meminta kandidat karyawan membuat desain tertentu untuk posisi designer graphic. Tahapan remote hiring ini penting untuk mengetahui kompetensi karyawan. Sehingga perusahaan bisa memilih kandidat karyawan secara lebih selektif.
  • Bila perusahaan sudah menentukan keputusan, maka perusahaan dapat menyiapkan kontrak kerja dan menunjukkannya kepada kandidat karyawan sebelum menandatanganinya.

Baca Juga: Internship Remote: Mengulas Cara Baru Magang Selama Pandemi

Manfaat Remote Hiring bagi Perusahaan

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh perusahaan bila melakukan remote hiring adalah sebagai berikut:

  • Mengakses talent pool secara lebih luas karena bisa mencari kandidat karyawan dari luar daerah maupun luar negeri.
  • Memprioritaskan kandidat karyawan yang mahir mengunakan teknologi sehingga cepat beradaptasi dengan kondisi perusahaan.
  • Menghemat waktu rekrutmen sehingga kandidat karyawan terpilih bisa langsung berkontribusi bagi perusahaan.
  • Mendukung peningkatan produktivitas karyawan. Berdasarkan riset yang dilakukan CoSo Cloud, 77% karyawan merasa lebih produktif saat menjalani rutinitas kerja dari rumah (work from home atau WFH).

Implementasi perekrutan karyawan secara online yang efektif akan mendukung kemajuan perusahaan secara maksimal. Semoga kamu yang sedang mencari kerja termasuk kandidat karyawan yang mampu menonjolkan potensi saat menjalani tahapan perekrutan modern.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here