Metode Flighting: Cara Efektif Mempopulerkan Produk Bisnis Anda

Semua bisnis pasti mengiklankan produk atau jasanya agar lekas dikenal masyarakat. Pilihan media iklan juga sangat beraneka ragam, mulai dari TV, radio, hingga media sosial. Namun, perkembangan metode iklan seakan tak pernah berhenti mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya adalah metode flighting.

Sudahkah Anda mengenal metode flighting yang terbilang efektif sekaligus hemat?

Apa yang Dimaksud dengan Metode Flighting?

Secara harfiah, metode flighting dapat didefinisikan sebagai cara mengiklankan suatu produk atau jasa pada momen-momen tertentu saja. Produk atau jasa tersebut sebenarnya bisa tetap dibeli sepanjang tahun. Namun, iklannya hanya muncul di media massa pada momen khusus saja, misalnya menjelang hari raya atau saat musim liburan.

Bisnis Apa Saja yang Menggunakan Metode Flighting?

Sebenarnya semua produk atau jasa bisa menggunakan metode tersebut. Kendati demikian, produsen harus mampu menentukan timing yang tepat agar dampak iklannya benar-benar besar.

Salah satu yang paling populer adalah iklan sirup yang hanya muncul pada momen bulan Ramadan. Para produsen ingin menciptakan kesan bahwa sirup adalah kebutuhan utama ketika masyarakat menjalankan ibadah puasa. Karena banyak sekali makanan dan minuman manis yang bisa dibuat dari bahan dasar sirup.

Efektivitas metode tersebut membuat omset penjualan sirup meningkat drastis di bulan Ramadan. Tak hanya untuk membuat aneka makanan dan minuman manis, sirup juga kerap dijadikan isian parcel. Karena sirup biasanya disukai semua orang dan bisa dikonsumsi seluruh kalangan usia.

Baca Juga: Mengenal 4-1-1 Rule: Jangan Melulu Berpromosi di Medsos

Contoh penerapan metode flighting lainnya adalah iklan tempat wisata yang hanya muncul pada momen liburan. Kehadiran iklan tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk berwisata, terutama anak-anak. Suasana tempat wisata yang nyaman, menarik, dan instagramable menjadi daya tarik tersendiri bila ditampilkan di media massa.

Benarkah Biaya Iklan Jadi Lebih Mahal?

Memasang iklan pada momen khusus memang terbilang mahal. Namun, tarif iklan yang mahal tentu sebanding dengan pendapatan yang diperoleh. Selain itu, iklan yang mahal biasanya hanya dipasang sesaat saja, tidak lebih dari satu bulan. Sehingga budget marketing yang sudah disiapkan pasti cukup untuk satu periode iklan tersebut.

Untuk mendukung keberhasilan metode flighting, tak ada salahnya bila produsen juga melengkapi produk atau jasanya dengan promosi tertentu. Promosi berupa potongan harga, cashback, atau hadiah langsung tentu akan meningkatkan ketertarikan masyarakat. Sehingga pencapaian omzet bisnis sesuai target pun tak lagi menjadi hal mustahil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here