Bolehkah Sering Mengonsumsi Minuman Isotonik saat Bekerja?

minuman isotonik
Sumber : Cycling Passion

Minuman isotonik bukanlah produk yang asing di Indonesia. Ada satu merek minuman isotonik terkenal yang disukai banyak orang. Saking populernya, minuman tersebut juga tersedia dalam kemasan lebih dari satu liter. Mungkin Anda pun termasuk salah satu yang menyukai minuman itu dan sering mengonsumsinya.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan minuman isotonik?

Kapan Anda boleh mengonsumsinya? Yuk, kenalan lebih dekat dengan minuman tersebut!

Awal Mula Dibuatnya Minuman Isotonik

Sumber : dirtyheart

Minuman yang satu ini ternyata terinspirasi dari cairan infus. Ketika air bersih masih sulit didapat, orang-orang di negara tertentu bahkan kesulitan memperoleh air untuk minum obat. Para peneliti pun mendapatkan ide untuk membuat minuman yang kandungannya serupa dengan infus. Karena pada dasarnya kandungan infus sama dengan cairan tubuh. Sehingga produk minuman tersebut diharapkan mampu bermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh.

Sajian minuman isotonik terdiri dari campuran air, gula, garam, dan beberapa jens mineral lainnya. Agar cita rasanya lebih segar, penelitian panjang tentang rasa yang cocok dengan minuman tersebut pun mulai dilakukan. Itulah sebabnya mayoritas minuman isotonik dipadukan dengan rasa lemon. Karena lemon memberikan sensasi segar tanpa mengubah kandungan gizi pada minuman.

Baca Juga: Wajib Tahu! 4 Minuman Pengganti Kopi untuk Usir Ngantuk di Kantor

Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsinya

Sumber: Voday

Pada dasarnya, minuman ini dibuat untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Jadi, alangkah lebih baik bila Anda mengonsumsinya sesaat setelah berolahraga. Cairan elektrolit di dalamnya akan membantu meminimalkan cedera otot usai berolahraga. Jika tubuh Anda tidak kekurangan cairan, Anda pun siap kembali beraktivitas.

Para peneliti juga sepakat bahwa minuman tersebut sebaiknya dikonsumsi setelah berolahraga dengan intensitas berat selama satu jam. Sehingga manfaatnya lebih maksimal untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Bolehkah Mengonsumsi Minuman Isotonik Saat Bekerja?

Sumber : howstuffworks

Kini, banyak orang mengonsumsi minuman isotonik di sela-sela rutinitas kerja. Karena minuman tersebut dianggap menyehatkan dibandingkan jenis minuman lain. Sesekali mengonsumsinya saat bekerja tentu sah-sah saja. Karena sibuk bekerja juga bisa membuat ion tubuh berkurang hingga menyebabkan dehidrasi.

Namun, sebaiknya Anda tidak melakukannya terlalu sering. Karena kandungan gula dan bahan pengawet dalam minuman tersebut justru berisiko mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh. Alangkah lebih baik bila Anda tetap mengandalkan air mineral sebagai sumber cairan utama. Sehingga risiko kelebihan kalori pun dapat diminimalkan.

Kalau Anda rutin melakukan olahraga berat, sesekali Anda bisa menyiapkan minuman isotonik favorit Anda. Karena minuman segar tersebut bisa menjadi selingan yang bermanfaat bagi keseimbangan metabolisme tubuh dan kondisi otot. Namun, jangan mengonsumsinya secara berlebihan agar kesehatan Anda tetap terjaga.

Beri komentar Anda tentang artikel ini