Pop Hotel Solo Terapkan Mobile Learning untuk Training Karyawan

Pop Hotel Solo

Smartphone sudah menjadi barang primer bagi masyarakat urban. Ketika yang lain memandang negatif, ketergantungan gawai justru dipandang secara positif oleh Pop Hotel Solo. Menyadari betapa pentingnya kehadiran gawai dalam kehidupan sehari-hari, mendorong Pop Hotel Solo menerapkan mobile learning untuk melatih karyawannya agar dapat berkomunikasi dengan lebih baik dan mengembangkan potensi dirinya untuk melayani pengunjung. Alih-alih mewajibkan karyawan hotel mengikuti kelas bahasa yang menyita waktu, Yudi Alamsyah selaku General Manager Pop Hotel Solo mendaftarkan 15 karyawannya dari berbagai departemen untuk mengikuti mobile learning yang diakomodasi oleh Boost, sejak September 2018.

“Teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa kita tolak. Kita akan terus hidup berdampingan seiring dengan berkembangnya teknologi. Untuk itu, kami sebagai pelaku bisnis di bidang pariwisata harus terus mengikuti perkembangan zaman agar tidak ditinggalkan. Termasuk juga bagaimana me-maintain karyawan agar terus dapat mengasah potensi dirinya. Dengan aplikasi Boost, mereka bisa belajar mengenai tata bahasa dan pengetahuan perhotelan lainnya kapan saja dan dimana saja. Meski demikian, kami tetap bisa melakukan pengawasan terhadap mereka mengenai perkembangan apa saja yang mereka dapatkan melalui modul mobile learning Boost,” tutur Yudi ketika dihubungi melalui sambungan telepon oleh Job-Like Magazine.

Boost merupakan platform pembelajaran seluler yang memungkinkan tingkat manajemen untuk meningkatkan keterampilan dan pengukuran yang tidak terdapat pada industri perhotelan saat ini. Aplikasi pembelajaran perhotelan ini telah digunakan oleh 255 hotel se-Asia Pasifik dan melibatkan 20.000 karyawan hotel untuk meningkatkan keterampilan kejuruan dan kemampuan bahasa.

Apa saja yang karyawan hotel dapatkan melalui aplikasi pembelajaran Boost?

Willy Prasetyo sudah bekerja di Pop Hotel Solo selama satu tahun. Sebagai seorang waiter, Willy pastinya harus memiliki communication skill yang baik agar para tamu merasa nyaman. Namun, sayangnya pelafalan bahasa Inggris yang tidak fasih membuat Willy minder dan enggan untuk berinteraksi lebih intens kepada tamu hotel. Ia terpilih menjadi 1 dari 15 karyawan yang diikutsertakan dalam mobile learning Boost.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh Job-Like Magazine, ia menyadari betapa pentingnya menguasai bahasa Inggris untuk menunjang kariernya di dunia perhotelan. Ia mengikuti program Boost Voice, untuk memperlancar percakapannya dalam bahasa Inggris.

“Sebelumnya saya memang tidak lancar berbahasa Inggris dan itu memengaruhi kepercayaan diri saat bekerja, terutama saat bertemu dengan turis asing. Saya ikut serta dalam mobile learning ini, dan saya mengambil program Boost Voice. Di sana saya belajar bagaimana mengucapkan produk dalam bahasa Inggris. Jadi, sudah mulai paham dan berani untuk menyapa turis, terutama turis asing,” ungkapnya.

Pop Hotel Solo
Karyawan Pop Hotel Solo training dengan mobile learning.

Aplikasi Boost memiliki berbagai fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan karyawan. Fitur-fitur tersebut, yaitu:

  1. Boost Profile

Tampilan awal yang memungkinkan pengguna melakukan kustomisasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

2. Boost Voice

Memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mempelajari bahasa Inggris dan Mandarin.

3. Boost Skills

Pelatihan kejuruan yang menghadirkan skenario tata hidangan dan tata graha kepada pengguna. Dalam fitur ini pengguna juga dapat memiliki rencana belajar mandiri.

4. Boost Upsell

Alat pelatihan peningkatan daya jual situasional yang memungkinkan karyawan hotel memosisikan dan merebut pendapatan tambahan di hotel atau pada bidang properti.

5. Boost Fit

Paket perekrutan dan penyaringan yang memungkinkan tim HR untuk menyeleksi kecocokan pelamar dan mengidentifikasi kandidat yang akan melanjutkan ke tahap rekrutmen selanjutnya.

Pop Hotel Solo
Salah satu fitur dalam aplikasi Boost

“Ekspektasi saya mereka akan memiliki tingkat kepercayaan diri untuk berinteraksi dengan tamu. Selain itu, program mobile learning ini diharapkan mampu menumbuhkan keberanian karyawan kami dalam berkomunikasi dan bisa bekerja sambil mengembangkan potensi diri,” sambung Yudi.

Baca Juga: Kenali Karakteristik Hotel Budget untuk Mendukung Perjalanan Bisnis

Allan Taylor, Managing Director & Chief Commercial Officer Boost menyatakan ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pesatnya industri pariwisata saat ini. Salah satunya dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia terbaik, untuk melakukan penyesuaian terhadap perkembangan tersebut.

“Ketika sebagian besar hotel mengandalkan pembelajaran berbasis ruang kelas tradisional dan proses perekrutan yang tidak efisien, Boost memberikan solusi bagi hotel untuk menghubungkan semua aspek yang dimulai dari belajar dan meningkatkan kinerja, penilaian, mengorganisasi tim, hingga perekrutan. Melalui pembelajaran mobile learning ini diharapkan dapat memberdayakan karyawan dengan lebih baik sehingga mereka bisa memberikan pelayanan terbaik untuk tamu. Sedangkan bagi para pimpinan, mereka akan memiliki kecakapan dalam memimpin dan memiliki karyawan yang lebih bahagia,” ujarnya.

Beri komentar Anda tentang artikel ini