Tangani Polusi di Jakarta, BPPT Sarankan Modifikasi Cuaca

Jakarta diketahui memiliki kualitas udara terburuk di dunia. Pemerintah Daerah Ibukota Jakarta (DKI) juga sedang menjajaki solusinya. Sementara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyarankan penggunaan teknologi modifikasi cuaca untuk mengatasinya.

Lazimnya, untuk mengukur kualitas udara digunakan air quality index atau AQI, yaitu dari 0 hingga 500. Semakin tinggi nilainya, maka semakin tinggi tingkat polusinya.

Nilai AQI ditentukan berdasarkan enam penghasil polusi, yaitu PM 10, PM 2,5, asam belerang, nitrogen dioksida, karbon monoksida, dan ozon permukaan tanah.

Teknologi Modifikasi Cuaca di Berbagai Negara

Nilai AQI 0-5 berarti kualitas udara di lokasi tersebut bagus, 51-100 berarti sedang, 101-150 berarti tidak sehat untuk sebagian orang, 151-200 berarti tidak sehat, 201-203 tidak sehat, dan 301-500 ke atas berarti berbahaya.

Sementara Data AirVisual (AirVisual.com) menunjukkan kualitas udara kota Jakarta, Sabtu (3/8), berada di angka 175.

Untuk mengatasi polusi udara di kota Jakarta, BPPT menyarankan penggunaan teknologi modifikasi cuaca atau TMC. Caranya dengan meningkatkan kelembaban awan sehingga turun hujan. Air hujan diharapkan dapat menurunkan tingkat polusi.

Untuk melembabkan awan, materi yang digunakan adalah dry ice atau garam dapur. Materi tersebut dipompakan ke awan dengan menggunakan pesawat atau ditembakkan dari bawah dengan menggunakan meriam khusus.

Baca Juga: Menurut BMKG Jakarta Masih Berpotensi Hujan Es

TMC sering digunakan oleh negara-negara lain yang ingin mendapatkan suplai air tambahan atau menurunkan tingkat polusi. Sebut saja, Uni Emirat Arab untuk mendapatkan suplai air dan China untuk menurunkan polusi menjelang Olimpiade Musim Panas 2018.

Selain digunakan untuk menurunkan hujan, di beberapa negara seperti Amerika, teknologi ini digunakan untuk menurunkan hujan salju.

Selain menggunakan TMC, BPPT juga menyarankan penyemprotan air ke udara dengan menggunakan pesawat atau dari puncak gedung.

Upaya Pemerintah DKI Mengatasi Polusi di Jakarta

Pemerintah DKI juga sedang mengupayakan beberapa solusi untuk mengatasi polusi di Jakarta. Salah satunya, penggalakan penanaman tanaman yang bisa mengatasi polusi, yaitu tanaman lidah mertua.

Selain itu Gubernur DKI Jakarta juga sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur no 66 2019, mengenai pembatasan operasional untuk kendaraan yang berumur 10 tahun keatas. Pemerintah juga akan melakukan pengetatan uji emisi kendaraan, pelebaran trotoar dan penghijauan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here