Teleskop Pemburu Planet Milik NASA Temukan Dua Planet Baru

Planet Baru
Source: cnet

Dua buah planet baru ditemukan oleh teleskop baru milik NASA. Teleskop tersebut merupakan teleskop pengganti teleskop Kepler.

Kepler merupakan teleskop pemantau milik NASA yang mengorbit di luar angkasa. Teleskop yang telah menjalankan tugasnya selama kurang lebih 20 tahun tersebut tidak lama lagi akan habis bahan bakarnya. Untuk itu, beberapa bulan lalu NASA meluncurkan teleskop baru yang bertugas menggantikan Kepler. Teleskop itu bernama Transiting Exoplanet Survey Satellite atau TESS.

Dengan mengoperasikan TESS, NASA berharap dapat menemukan planet – planet baru. Terutama planet-planet yang letaknya berada jauh dari planet Bumi.

Menemukan Planet Baru

Dalam seminggu terakhir ini TESS telah berhasil menemukan dua buah planet baru. Dua planet tersebut dikategorikan sebagai ‘super planet’ dan ‘hot planet’. Peneliti di MIT menamakan planet berkategori super planet yang terpantau oleh TESS sebagai ‘Pi Mensae C’. Planet ini berjarak 60 tahun cahaya dari Bumi dan mengorbit matahari-nya selama sekitar 6 hari.

Super planet merupakan kategori planet yang memiliki ukuran paling besar dua kali ukuran Bumi. Selain itu, planet ini memiliki beberapa prasyarat penyokong kehidupan. Dari hasil pengamatan TESS diketahui bahwa Pi Mensae C memiliki permukaan yang rata. Belum diketahui apakah permukaan tersebut merupakan tanah atau air.

Sedangkan planet kedua diberi nama ‘LHS 3844 B’. Letaknya berada sekitar 49 tahun cahaya dari Bumi dan mengorbit matahari-nya setiap 11 jam. LHS 3844 B merupakan hot planet yang merupakan kategori planet yang tidak dapat dihuni karena bersuhu tinggi.

Direktur Science TESS, Sara Seager, berhaap akan ada lagi planet-planet baru yang ditemukan di waktu yang akan datang.

“Kita akan lihat dan tunggu apa lagi yang akan ditemukan oleh TESS,” ujar Seager seperti dikutip Reuters.

“Kami tahu planet-planet itu berada di sana membanjiri langit, menunggu untuk ditemukan,” tambahnya.

Baca Juga: Ini Alasannya Mengapa Planet ke-9 Sulit Ditemukan

TESS memang sengaja diciptakan untuk mencari dan menemukan planet-planet baru. Teleskop canggih tersebut mengusung empat buah kamera yang dibekali oleh teknologi ‘transit photometry’. Teknologi ini mencari kedalaman waktu periodik dari bintang-bintang yang terlihat yang disebabkan adanya planet yang berada di dekatnya atau planet yang lewat di dekatnya.

Dengan mengetahui kedalaman periodik tersebut, NASA akan mengetahui seberapa besar ukuran sebuah planet dan berapa jaraknya dari Bumi.

NASA berencana mengoperasikan TESS selama dua tahun. Teleskop yang berada di luar angkasa tersebut akan dipindahkan lokasinya setiap bulan sekali agar bisa memantau langit dengan cakupan area yang lebih luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here