Hati-Hati! Terlalu Sering Meeting Ternyata Tak Baik bagi Pekerjaan

Meeting dengan atasan dan rekan kerja memang merupakan aktivitas penting untuk menyamakan tujuan demi mendukung penyelesaian pekerjaan. Namun, bukan berarti kamu harus sering-sering  meeting saat bekerja. Terlalu sering meeting ternyata justru tak baik bagi pekerjaan.

Beberapa masalah ini dapat muncul jika kamu dan atasan serta rekan-rekan kerja terlalu sering meeting :

Mengganggu Urusan Pekerjaan yang Mendesak

Sesekali meeting untuk membahas hal penting memang harus dilakukan. Namun, terlalu sering meeting bisa mengganggu urusan pekerjaan mendesak. Deadline pekerjaan yang semakin dekat tentu membuat kamu harus berpacu dengan waktu.

Sayangnya, waktu berharga kamu justru tersita dengan aktivitas meeting yang sebenarnya tidak terlalu krusial. Akibatnya, kamu pun jadi terlambat menyelesaikan pekerjaan yang mendesak.

Menyebabkan Karyawan Jadi Kurang Mandiri

Para karyawan harus melakukan koordinasi secara mandiri dan menyelesaikan pekerjaan pribadi sebaik mungkin. Biasanya meeting dilakukan untuk menyampaikan briefing dari atasan kepada para karyawan.

Sayangnya, terlalu sering meeting justru membuat karyawan jadi kurang mandiri karena terbiasa menunggu arahan dari atasan. Bukan mustahil jika pekerjaan secara keseluruhan akan terhambat kalau atasan berhenti memberikan arahan.

Baca Juga: Stres Akibat Lembur Kerja, Bagaimana Cara Ampuh Mengatasinya?

Terlalu Sering Meeting akan Mengusik Konsentrasi Kerja Karyawan

Tak dapat dipungkiri kalau terlalu sering meeting juga berisiko mengusik konsentrasi kerja karyawan. Konsentrasi yang sepatutnya diperuntukkan untuk pekerjaan lain yang lebih mendesak malah harus terbagi karena berpartisipasi dalam meeting.

Gangguan ini tak hanya berimbas pada produktivitas kerja karyawan, tetapi juga bagi target perusahaan secara keseluruhan.

Membuat Karyawan Introvert Merasa Tak Nyaman

Karyawan introvert biasanya lebih gemar bekerja sendiri dengan arahan secukupnya dari atasan. Namun, keleluasaan tersebut akan terganggu ketika terlalu banyak meeting yang harus diikuti hampir setiap hari.

Akibatnya, karyawan introvert jadi kehabisan energi dan sulit berkonsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan. Terutama jika suasana meeting terbilang kurang kondusif dan penuh tekanan.

Meningkatkan Risiko Stres Kerja

Semua karyawan butuh suasana kerja yang rileks agar performanya semakin maksimal. Sayangnya, suasana kerja yang nyaman tersebut malah terganggu bila terlalu sering meeting. Tuntutan yang disampaikan selama meeting malah dapat meningkatkan risiko stres kerja yang berujung pada penurunan produktivitas. Setiap karyawan butuh waktu untuk beradaptasi dengan semua pekerjaan yang datang tanpa harus meeting berlebihan.

Apakah kamu punya pengalaman buruk akibat terlalu sering meeting?

Jangan sampai pengalaman tersebut terulang lagi, terutama bila sekarang kamu sudah menjabat sebagai atasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here