Efek Samping Waxing: Ladies, Pahami Dulu Ya Sebelum Melakukannya

Banyak wanita yang tertarik melakukan waxing namun masih belum tahu efek sampingnya. Waxing menjadi salah satu cara terbaik untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan dengan cara menarik rambut dari bagian akar dan membuat kamu memiliki kulit mulus.

Selain menyakitkan, masih ada lagi beberapa efek samping waxing yang perlu kamu tahu sebelum melakukannya. Yuk, cari tahu sama-sama.

Munculnya Ingrown Hair sebagai Efek Samping Waxing

Ingrown hair adalah rambut yang tumbuh ke dalam. Kamu mungkin berpikir jika bercukur menjadi satu-satunya penyebab ingrown hair, tetapi waxing ternyata menjadi salah satu penyebabnya. Rambut seharusnya dicabut dari akar selama waxing, tetapi terkadang rambut rusak dan tidak ditarik seluruhnya.

Hal ini pun menyebabkan ingrown hair yang bisa sangat merepotkan. Sebagai solusi, kamu bisa melakukan eksfoliasi kulit. Jadi sebelum kamu pergi ke salon, gunakanlah body scrub dan lakukan eksfoliasi secara lembut pada kulit untuk menghilangkan ingrown hair.

Kulit Kemerahan dan Iritasi

Kulit kemerahan dan iritasi menjadi efek samping waxing yang umum terjadi. Segera setelah waxing, kamu bisa melihat beberapa bagian kulit yang menjadi terlihat kemerahan. Meskipun hanya sementara, namun akan menjadi masalah jangka panjang bila kulit kamu sensitif.

Sebagai solusi untuk kulit sensititif, lakukan tes tempel sebelum melakukan waxing. Untuk kulit normal, aplikasikan pelembap yang menenangkan kulit sebelum waxing dilakukan. Kamu juga dapat menggunakan gel lidah buaya untuk menenangkan kulit. Selain itu, hindari juga penggunaan air panas setelah melakukan waxing.

Baca Juga: Merawat Kulit Kombinasi untuk Cegah Wajah Kusam dan Jerawat

Kulit Kendur

Salah satu masalah utama dengan waxing bila terlalu sering dilakukan adalah kulit menjadi kendur. Hal ini terjadi karena kulit tertarik dalam proses waxing. Kulit akan kehilangan elastisitas dengan tarikan yang konstan hingga akhirnya menjadi kendur.

Untuk mengatasi efek samping waxing ini, kamu bisa memberi jeda waktu. Caranya dengan memberi waktu sekitar satu bulan di antara sesi waxing untuk menjaga kelembapan kulit dan membuatnya tetap ternutrisi.

Membuat Kulit menjadi Gelap

Peradangan yang disebabkan oleh waxing dapat menyebabkan kulit menjadi gelap. Ini biasanya terjadi pada area di bawah ketiak. Hot wax yang diaplikasikan pada kulit dan tarikan selanjutnya dapat menyebabkan kulit memproduksi pigmen yang menyebabkan kulit menjadi gelap pada area tersebut.

Sebagai solusi untuk efek samping waxing ini adalah dengan melembutkan kulit menggunakan produk pelembap setelah perawatan. Setelah beberapa hari melakukan waxing, kamu perlu melakukan eskfoliasi kulit untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran sehingga masalah kulit gelap dapat diatasi.

Sensivitas Matahari

Waxing membuat kulit kamu menjadi sensitif terhadap matahari. Paparan sinar matahari pada kulit yang terjadi secara tiba-tiba setelah waxing bukanlah ide yang bagus. Penyebabnya karena waxing menarik lapisan atas kulit dan itu membuat kulit cenderung mudah rusak.

Sebagai solusi, jangan keluar rumah dan terkena paparan sinar matahari setelah waxing. Tutupi kulit sebelum keluar dan selalu aplikasikan tabir surya.

Munculnya Benjolan sebagai Efek Samping Waxing

Efek samping waxing selanjutnya adalah munculnya benjolan. Jadi, selain dari ingrown hair dan kondisi kulit kemerahan, masalah utama lain yang dihadapi kulit setelah waxing adalah munculnya benjolan merah sementara pada kulit.

Untuk mengatasi masalah ini, jaga kondisi kulit tetap lembap dan jangan mengenakan baju atau underwear yang dapat membuat kulit iritasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here