Sadarkah Kalau Pandemi Ternyata Mengubah Pola Pikir Calon Karyawan?

Pandemi COVID-19 tidak hanya mengguncang sektor bisnis dan berbagai bidang kehidupan lainnya. Banyak sekali perubahan yang terjadi akibat wabah penyakit tersebut. Bahkan, kejadian di dunia kerja pada masa pandemi ini juga turut mengubah pola pikir calon karyawan.

Seperti apa perubahan pola pikir calon karyawan yang terjadi sebagai salah satu imbas wabah COVID-19? Inilah ulasan selengkapnya!

Cermat Memilih Industri yang Resisten terhadap Krisis

Salah satu perubahan pola pikir calon karyawan yang paling signifikan adalah kecermatan memilih industri yang resisten terhadap krisis. Masa pandemi membuka mata banyak orang bahwa tidak semua sektor bisnis mampu bertahan menghadapi krisis.

Krisis akibat wabah penyakit tersebut membuktikan bahwa ranah Fast Moving Consumer Goods (FMCG), bisnis e-commerce, kesehatan, dan pendidikan adalah bidang-bidang bisnis yang terbilang stabil saat krisis. Kemungkinan besar beberapa bidang bisnis tersebut akan diincar oleh calon karyawan di masa kini dan masa mendatang.

Baca Juga: Terungkap! Alasan Perusahaan Melakukan PHK di Masa Pandemi

Keinginan Mendapatkan Fasilitas Pengembangan Diri

Bekerja di perusahaan bukanlah zona nyaman yang boleh membuat karyawan terlena. Sebaliknya, pandemi telah mengubah pola pikir calon karyawan bahwa pelatihan untuk mengembangkan diri ternyata sangat penting.

Jika kemampuan kerja kamu berkembang, kamu siap berpindah jalur karier ketika berhadapan dengan sesuatu yang sulit. Dunia kerja senantiasa membutuhkan orang-orang yang cepat beradaptasi dalam menghadapi perubahan zaman dan keinginan pasar.

Mengetahui Hak-Hak yang Dapat Diterima di Masa Krisis

Karyawan modern juga akan berupaya mengetahui hak-hak yang dapat diterima pada masa krisis, terutama jika harus mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat masa krisis tersebut. Perubahan pola pikir calon karyawan ini terjadi karena banyak karyawan yang tidak memperoleh hak-hak sepadan setelah mengalami PHK di masa pandemi.

Kecenderungan tersebut akan membuat calon karyawan berusaha lebih teliti memperjuangkan hak-hak yang seharusnya bisa diperoleh ketika bekerja di suatu perusahaan.

Berusaha Memiliki Bisnis atau Pekerjaan Sampingan

Kondisi finansial yang sulit di masa pandemi juga membuka mata banyak karyawan tentang betapa pentingnya bisnis atau pekerjaan sampingan. Pekerjaan utama yang stabil tak selalu bisa menjadi andalan karena kondisi tersebut bisa berubah dalam waktu singkat.

Itulah sebabnya, bisnis atau pekerjaan sampingan penting untuk menjaga kestabilan kondisi finansial, terutama bagi karyawan yang telah berkeluarga dan memiliki buah hati. Pemasukan berlebih dapat ditabung dan diinvestasikan sebagai aset berharga di masa depan.

Jadi, apakah kamu termasuk calon karyawan yang mengalami perubahan pola pikir di masa pandemi?

Niscaya perubahan pola pikir tersebut membuatmu tergugah memerbaiki diri supaya siap bersaing di dunia kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here