Bergaji Besar tapi Resign, Apa Pemicu Fenomena Ini?

Umumnya alasan resign dipicu karena minimnya gaji yang diterima. Maklum, setiap karyawan pasti menginginkan gaji yang lebih besar seiring bertambahnya pengalaman kerja. Namun, kenyataannya, tak sedikit pula karyawan yang resign walaupun gajinya besar. Ternyata gaji bukan patokan satu-satunya yang membuat seorang karyawan bertahan. Lalu, apa sih penyebab karyawan yang bergaji besar tapi resign?

Ingin Mencurahkan Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga

 

Alasan pertama ini biasanya memengaruhi keputusan akhir seorang karyawati. Meskipun mungkin keputusan tersebut terasa berat karena harus meninggalkan karier cemerlang. Faktanya, banyak karyawati memilih fokus mencurahkan waktu untuk keluarga terutama pasca memiliki anak. Sebagai gantinya, mereka menjajal peruntungan merintis bisnis sendiri pasca resign dari perusahaan.

Pekerjaan Tidak Menantang

Karyawan milenial sering memutuskan resign meski gajinya besar karena merasa tidak tertantang. Pekerjaan yang monoton dan tidak memberikan ilmu baru jelas terasa membosankan. Tak mengherankan bila akhirnya banyak karyawan memilih resign dan pindah ke perusahaan lain. Bila perusahaan lain dianggap bisa memberikan ilmu dan pengalaman baru yang bermanfaat bagi kemampuan sang karyawan.

Siap Merintis Bisnis secara Mandiri

Mulai banyak orang yang bercita-cita menjadi entrepreneur. Sebelum mencapainya, mereka mengawali kariernya sebagai karyawan. Selain mengumpulkan modal, bekerja terlebih dahulu juga akan memberikan banyak pengalaman. Bila seorang karyawan mendapatkan gaji besar dan banyak relasi, hal tersebut dianggap cukup untuk memulai bisnis. Sehingga keputusan resign tidak dianggap sebagai suatu pilihan yang berat.

Baca Juga: Tinggalkan Karier Mapan, Wanita Ini Terjun Bebas ke Bisnis Kuliner

Tidak Betah dengan Lingkungan Kerja

Faktor kenyamanan di lingkungan kerja juga memengaruhi keputusan resign karyawan. Lingkungan kerja yang dipenuhi politik tak sehat dan beban kerja berlebihan memang sangat menguras tenaga. Alhasil fenomena karyawan bergaji besar tapi resign tak bisa dihindari. Sebab gaji besar masih bisa diusahakan lagi di tempat kerja lain. Namun, ketenangan hati dalam berkarier jelas tak bisa diperoleh secara mudah.

Apa pun alasan yang melatarbelakangi keputusan resign Anda, pastikan bahwa Anda menyampaikannya secara profesional. Karena Anda tak akan pernah tahu kapan Anda butuh bantuan atasan atau rekan kerja lama Anda. Siapa tahu masih ada kesempatan bekerja sama pada momen lainnya bila Anda tetap menjalin hubungan baik dengan para relasi kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here