STP Marketing dan Penerapannya untuk Mendukung Pencapaian Tujuan Bisnis

Perkembangan zaman menuntut para pebisnis untuk aktif berinovasi demi mencapai tujuan bisnis. Salah satu hal yang patut jadi perhatian adalah strategi pemasaran (marketing) yang tepat. Kini, penerapan strategi Segmenting, Targeting, dan Positioning (STP marketing) merupakan rangkaian penting yang harus diimplementasikan dalam bisnis modern.

Istilah STP marketing memang belum terlalu familiar bagi masyarakat. Namun, penerapannya ternyata tidak sulit dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang bisnis.

Mengenal Segmentasi Target Pasar dalam STP Marketing (Segmenting)

Semua pebisnis harus mengenal dan melakukan segmentasi target pasar untuk memuluskan tujuan bisnis. Upaya segmentasi pada STP marketing juga penting untuk memprediksi persaingan bisnis di pasaran. Proses segmentasi dapat dilakukan berdasarkan beberapa klasifikasi berikut ini:

  • Demografis: klasifikasi yang satu ini dilakukan berdasarkan kategori umur, jenis kelamin, pendidikan, status pernikahan, pekerjaan, dan pendapatan.
  • Psikografis: berbeda dengan demografis, psikografis mengklasifikasikan target pasar berdasarkan gaya hidup, kebiasaan transaksi, kelas sosial, hobi, dan minat.
  • Geografis: proses klasifikasi dengan kajian geografis dilakukan berdasarkan negara, provinsi, kota, perumahan, dan spesifikasi lainnya yang berbasis posisi.
  • Kepercayaan dan prinsip: segmentasi pasar berdasarkan kepercayaan dan prinsip harus mempertimbangkan agama, pilihan politik, budaya, dan nilai-nilai kehidupan yang dianut masyarakat pada kawasan tempat tinggal tertentu.

Baca Juga: No Free Lunch: Dalam Bisnis, Semua Pasti Ada Konsekuensinya

Menentukan Target Pemasaran (Targeting)

Pada tahapan STP marketing selanjutnya, pebisnis patut menentukan target pemasaran secara akurat. Penentuan ini harus didasari analisis tentang potensi dan risiko yang dapat ditimbulkan oleh target pasar. Beberapa pola penentuan target yang biasanya digunakan pebisnis yaitu:

  • Full market coverage: fokus pada semua lapisan masyarakat.
  • Market specialization: hanya menyediakan kebutuhan bagi kelompok tertentu.
  • Product specialization: pemilihan target berdasarkan ketersediaan produk khusus.
  • Selective specialization: memilih beberapa segmentasi berdasarkan keunggulan tertentu.
  • Single segment concentration: fokus pada satu segmentasi saja.

Menentukan Posisi Brand Bisnis bagi Target Pasar (Positioning)

Tahapan positioning pada STP marketing membuat pebisnis harus jeli menampilkan keunggulan di hadapan target pasarnya. Pebisnis harus mampu menemukan unique point yang membuat target pasar memilih produknya dibandingkan produk kompetitor.

Keputusan bisnis harus senantiasa berorientasi pada kepentingan dan selera target pasar. Sehingga nantinya inovasi yang dilakukan secara berkesinambungan tetap membuat target pasar tergugah untuk mengikuti dan membelinya.

Penerapan STP marketing memang tak sulit dan hanya perlu disesuaikan dengan karakteristik bisnismu. Jadi, mari membuat perencanaannya terlebih dahulu agar bisnis kamu dapat berkembang maksimal dan memenangkan persaingan pasar yang ketat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here