Jangan Sepelekan Pemanasan Sebelum Olahraga, Ini Alasannya

Pemanasan sebelum olahraga sering kali dilewatkan karena tidak sedikit yang menganggapnya cukup sepele. Padahal, hal tersebut sangat penting untuk dilakukan. Pemanasan atau warming up jangan sampai kamu lupakan, untuk memulai apapun jenis olahraganya.

Sesuai dengan namanya, hal ini diperlukan untuk memanaskan kondisi tubuh terlebih dahulu, meningkatkan heart rate, dan menyesuaikannya dengan gerakan olahraga yang nantinya akan dilakukan. Sehingga tubuh tidak “kaget” dan terhindar dari risiko cidera.

Pemanasan sebelum olahraga sangat dibutuhkan sebagai persiapan tubuh yang akan melakukan gerakan-gerakan yang cenderung berat. Apalagi jika kamu melakukan olahraga yang cukup intens. Jika tidak dilakukan pemanasan terlebih dahulu, bukan tidak mungkin tubuh kamu akan merasakan sakit pada bagian tertentu.

Saat ingin olahraga kardio dengan berlari di treadmil, misalnya. Usahakan kamu lakukan peregangan otot kaki terlebih dahulu, mulai dari jalan cepat hingga jogging, baru kamu tingkatkan kecepatan. Jika tidak demikian, bagian perut atau pinggang akan terasa sakit, apalagi jika langsung lari dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Ingin Olahraga Setelah Pulang Kantor? Perhatikan 5 Hal Penting Ini!

Bagaimana Melakukan Pemanasan Sebelum Olahraga yang Baik?

Tidak boleh asal melakukan warming up. Alih-alih ingin menyesuaikan kondisi tubuh dan menghindari cidera, tubuh malah sakit dan kelelahan saat olahraga baru dimulai. Pemanasan yang baik dilakukan sekitar 5 hingga 10 menit. Gerakannya juga cenderung ringan, mudah, dan tidak menyulitkan.

Ada banyak gerakan-gerakan dalam pemanasan. Hal ini juga sebenarnya perlu disesuaikan dengan jenis olahraga apa yang akan kamu lakukan. Misalnya, untuk olahraga beban pada otot biseps dan triceps menggunakan dumbel yang banyak terkonsentrasi pada gerakan lengan, maka lakukanlah pemanasan lengan.

Begitu juga saat ingin lari, konsentrasikan pemanasan pada bagian otot kaki dan paha. Lain halnya jika ingin melakukan jenis latihan yang cukup intens atau dikenal dengan HIIT (High Intensity Interval Training) yang melibatkan seluruh bagian tubuh. Maka pemanasan seluruh bagian tubuh pun sangat diperlukan.

Pemanasan yang tepat sesuai dengan jenis latihan yang akan dilakuan sangat bermanfaat untuk menyesuaikan kondisi tubuh, dari yang tadinya biasa saja dengan heart rate normal, menjadi intensitas tinggi dengan heart rate yang semakin tinggi.

Pemanasan Sebelum Olahraga Selama 5-10 Menit, Jangan Berlebihan

Pemanasan sebelum olahraga berperan dalam mempersiapkan kinerja jantung yang akan bekerja keras selama melakukan olahraga. Peregangan otot-otot, melenturkan bagian tubuh agar lebih mudah melakukan gerakan olahraga, juga dapat mengurangi risiko cidera, kram, serta otot pegal setelah berolahraga.

Pastikan gerakan pemanasan yang kamu lakukan tidak asal-asalan. Sangat penting untuk diperhatikan, bahwa pemanasan dalam olahraga sangat tidak disarankan untuk dilakukan secara berlebihan.

Berniat untuk memanaskan suhu tubuh, bukan berarti kamu harus lebay dalam pemanasan. Jika dilakukan berlebihan malah bisa menyebabkan cidera sendi dan juga menguras energi bahkan sebelum olahraga dimulai.

Siapkan waktu sekitar 5-10 menit untuk pemanasan. Lakukan gerakan ringan pada berbagai bagian sendi tubuh, luwes-kan badan, sesuaikan dengan jenis olahraga yang akan kamu lakukan nantinya.

Nah, mari mulai biasakan pemanasan sebelum olahraga ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here