Self-Awareness Saat Interview Ini Harus Terlihat, Tunjukan pada Rekruter!

Tidak peduli seberapa hebat kamu memoles resume, faktor self-awareness saat interview juga tetap harus ditonjolkan. Semua bahasa tubuh dan apa yang kamu ungkapkan pada rekruter akan direkam dan menjadi bahan pertimbangan apakah kamu memenuhi syarat untuk bisa diterima bekerja atau tidak.

Untuk meningkatkan self-awareness saat interview, kamu bisa mengirimkan beberapa sinyal berikut pada rekruter.

Tunjukan Seberapa Otentik Dirimu

Ini mungkin menjadi saran yang terdengar usang, namun benar adanya. Kamu bisa menunjukan self-awareness saat interview dengan menjadi diri sendiri.

Self-awareness dalam hal ini termasuk dengan berbicara dari hati dan tidak takut untuk menunjukan kerentanan kamu saat menjawab pertanyaan tentang apa kelemahan kamu.

Berikan Penjelasan Ringkas dan Jelas

Untuk poin ini, kamu harus benar-benar tahu resume yang kamu buat dan inti sari dari cerita yang akan dibagikan pada rekruter untuk jaga-jaga dan mengantisipasi pertanyaan. Jangan bertele-tele saat menjawab pertanyaan interview karena itu hanya akan mengaburkan hal yang penting.

Dalam menjelaskan, tunjukkan juga bahwa kamu sosok yang sopan. Di penghujung interview jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada pewawancara.

Baca Juga: https://magazine.job-like.com/presentasi-untuk-interview-agar-rekruter-terkesan/

Menunjukan Self-Awareness Saat Interview dengan Rasa Kepercayaan Diri

Tentu saja, ini dilakukan tanpa menjadi sosok yang sombong. Rekruter sedang membayangkan diri kamu masuk ke dalam timnya dan apa yang akan terlihat saat bekerja sama dengan kamu.

Akankah kamu masuk ke dalam tim dengan kepribadian yang ragu-ragu atau sombong sehingga tidak mau mengikuti prosedur? Menunjukan self-awareness saat interview memang harus dilakukan dengan penuh percaya diri, tetapi jangan sombong.

Tunjukan Betapa Kamu Tertarik pada Pekerjaan

Menunjukan poin ini pada rekruter bukan berarti kamu seperti sedang memohon atau sebagai penjilat. Rekruter tahu bagaimana sikap dan intonasi seorang kandidat yang benar-benar punya motivasi dan tertarik pada pekerjaan dengan orang yang hanya ingin pekerjaan untuk mendapatkan gaji bulanan.

Untuk itu, kamu harus menunjukan self-awareness saat interview dengan membuktikan bahwa kamu punya skill dan pengalaman untuk bidang tersebut.

Tunjukan Bahwa Kamu Punya Passion

Poin ini ada kaitannya dengan poin di atas, tetapi lebih dari sekedar menunjukan passion untuk pekerjaan pada interview yang sedang kamu jalani. Ini adalah tentang menunjukan semangat kamu sebagai seorang pribadi, setelah kamu bagikan tentang pengalaman, keberhasilan kerja, kemunduran, dan pelajaran yang kamu dapatkan dari bidang tersebut.

Tunjukkan bahwa kamu memiliki energi yang tinggi dan mempunyai antusiasme untuk melakukan pekerjaan.

Menunjukan Self-Awareness Saat Interview bahwa Kamu Punya Kepribadian yang Hangat

Bagi sebagian kandidat, poin ini sering diabaikan. Bahkan, rekruter sering bertemu dengan kandidat yang super fokus dan pandai bicara, serta punya banyak cerita luar biasa tetapi tidak bisa menunjukan emosi. Di lingkungan kerja, akan sulit untuk bekerja sama dengan orang seperti ini karena dunia kerja juga perlu komunikasi dua arah.

Jadi, tunjukanlah self-awareness saat interview kamu dengan bersikap ramah dan betapa kamu punya kepribadian yang hangat. Jangan terlalu kaku. Buktikan jika kamu bisa berbaur dan berkomunikasi dengan baik saat bertemu orang-orang baru. Juga, bersikaplah natural saat tersenyum, tertawa, atau mengekspresikan emosi apapun saat interview.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here