Hati-Hati! 5 Hal Ini Ternyata Membuat Bisnis Keluarga Rentan Bangkrut

Di zaman modern ini, konsep bisnis keluarga memang sudah semakin jarang digunakan oleh masyarakat modern. Sebab bisnis keluarga jelas membutuhkan modal besar dan prosesnya harus dijalankan secara mandiri. Selain itu, bisnis keluarga juga dianggap rentan bangkrut dibandingkan perusahaan korporat atau startup.

Beberapa hal sepele ini sering kali tidak disadari padahal pengaruhnya sangat besar dan bisa membuat bisnis keluarga rentan bangkrut.

Manajemen Konvensional yang Minim Inovasi

Kreativitas dan inovasi yang minim memang membuat bisnis keluarga rentan bangkrut. Karena persaingan pasar kini semakin ketat dan semua bisnis harus melakukan inovasi secara berkesinambungan.

Jika suatu bisnis keluarga terus-menerus mengandalkan sistem manajemen konvensional tanpa disertai perbaikan, kemungkinan besar bisnis tersebut akan mengalami kemunduran dan omzet menurun hingga akhirnya bangkrut.

Baca Juga: Perusahaan dengan Konsep Bisnis Keluarga Ternyata Menguntungkan bagi Karier Anda

Tidak Memanfaatkan Peran Media Sosial

Pengaruh media sosial terhadap kelancaran bisnis memang sangat besar. Karena media sosial adalah sarana yang tepat untuk mempromosikan bisnis secara praktis dan cepat. Jangkauan target pasar bisnis pun akan semakin luas bila kamu memanfaatkan media sosial.

Kamu juga bisa memanfaatkan peran para influencer untuk meyakinkan banyak orang mengenai bisnis kamu. Bisnis keluarga yang tidak mengandalkan media sosial akan rentan bangkrut dan tergantikan oleh para kompetitor.

Tindak KKN Dibiarkan Merajalela

Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) adalah tindakan pelanggaran yang dapat menghancurkan suatu bisnis. Sayangnya, tindak KKN yang terjadi dalam bisnis keluarga sering kali dibiarkan begitu saja sampai membuat bisnis keluarga rentan bangkrut.

Apalagi bila KKN dilakukan oleh petinggi yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik bisnis. KKN yang dibiarkan terjadi terus-menerus akan menyebabkan kerugian besar pada bisnis.

Tak Ada Generasi Penerus

Tak banyak generasi muda yang tertarik meneruskan bisnis keluarga karena ingin berkarier sesuai passion. Hal ini membuat bisnis keluarga rentan bangkrut karena kehabisan generasi penerus. Sebenarnya kecenderungan ini bisa dicegah dengan cara menyudahi prinsip kepemimpinan bisnis secara turun-temurun.

Sebagai gantinya, pemilik bisnis bisa mempercayai tangan kanan yang terbukti loyalitasnya untuk mengelola bisnis sembari tetap diawasi secara ketat.

Ketidakmampuan Menjangkau Pelanggan Baru

Suatu bisnis akan tetap berjalan lancar jika selalu berhasil menjangkau pelanggan baru. Sayangnya, masih banyak bisnis keluarga yang tidak mampu menjangkau pelanggan baru dan hanya mengandalkan loyalitas pelanggan lama.

Seiring dengan berjalannya waktu, omzet bisnis terus menurun karena jumlah pelanggan lama pun terus berkurang. Kalau hal ini dibiarkan berlarut-larut, kebangkrutan bisnis keluarga pun tak dapat dihindari lagi.

Jangan biarkan stigma bahwa bisnis keluarga rentan bangkrut juga terjadi pada bisnis kamu. bisnis keluarga harus mengadopsi prinsip bisnis modern supaya tetap bertahan di tengah ketatnya persaingan pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here