Kenapa Kandidat Potensial Bisa Gagal Mendapat Pekerjaan?

Gagal mendapat pekerjaan bukan hanya dialami pelamar kerja yang kurang pengalaman kerja. Ada kalanya kandidat paling potensial sekaligus terbaik justru ikut merasakannya. Padahal, di atas kertas dan pengalaman, pelamar tersebut jauh unggul dari kandidat lain.

Ternyata, perusahaan tidak hanya mencari orang cerdas atau berpengalaman saja loh dalam merekrut karyawan baru. Berikut alasan kenapa para kandidat potensial justru bisa gagal mendapat pekerjaan. Siapa tahu bisa menjadi bahan belajar yang baik buat kamu.

Attitude Buruk

Attitude calon karyawan biasanya bisa terlihat dari sikapnya saat sesi wawancara. Baik HRD maupun user pastinya selektif masalah attitude. Nah, kebanyakan pelamar berkualitas pun sering tersandung hal ini sehingga membuat mereka gagal mendapat pekerjaan.

Ingat, perusahaan bukan hanya mau memperkerjakan orang pintar dan berpengalaman. Perusahaan juga butuh attitude baik dari karyawan guna mendukung kerja sama tim. Andai HRD atau user sudah mendapati attitude pelamar saja sudah tidak baik, jangan harap mereka bersedia memproses lebih lanjut.

Baca Juga: Rahasia Sukses Mendapat Pekerjaan Tanpa Perlu Melamar, Asyik Nih!

Kurang Percaya Diri

Perusahaan juga enggan merekrut calon karyawan yang kurang memiliki rasa percaya diri. Meski mampu lolos semua tes hingga tahap wawancara, belum tentu HRD atau user langsung suka jika mendapati orang tersebut minder. Inilah penyebab orang bisa gagal mendapat pekerjaan.

Kelebihan dalam hal kemampuan dan pengalaman perlu diimbangi dengan percaya diri. Percuma saja jika seorang pelamar punya kemampuan mumpuni, tapi tidak mampu mengembangkan dirinya. Rasa kurang percaya diri ini paling mudah dilihat oleh HRD maupun user saat wawancara loh.

Ketidakcocokan dengan Budaya Perusahaan

Terakhir, kandidat paling berkualitas belum tentu cocok dengan budaya perusahaan. Baik HRD maupun user cukup jeli untuk menilai calon karyawan sesuai atau tidak dengan sistem kerja perusahaan. Perusahaan tidak mau ambil risiko merekrut orang paling pintar sekali pun andai memang tidak cocok.

Meski gagal mendapat pekerjaan, kandidat yang benar-benar berkualitas pada akhirnya akan menemukan pekerjaan kok. Tiap orang punya “jodoh” masing-masing dengan pekerjaannya. Tidak diterima di satu perusahaan belum tentu jadi jaminan tidak akan diterima di mana pun.

Nah, semoga tulisan ini mampu memberikan sedikit gambaran seputar proses perekrutan buat kamu ya. Jangan buru-buru menyerah kalau gagal mendapat pekerjaan. Ingat, masih ada kesempatan baru di tempat lain!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here