Gagal Mendelegasikan Pekerjaan? Mungkin Ini Penyebabnya

Atasan yang baik selalu bisa mendelegasikan pekerjaan pada bawahannya. Dengan mendelegasikan pekerjaan, atasan bisa berfokus pada tugas atau pekerjaan yang lebih penting. Di saat yang sama, ia memberikan tanggung jawab pada bawahannya. Dengan begini, kemampuan bawahannya bisa berkembang.

Namun, seorang atasan juga bisa gagal dalam mendelegasikan pekerjaan. Hal ini terjadi jika hasil pekerjaan yang didelegasikan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Akibatnya, atasan seringkali harus mengerjakan sendiri semuanya dari awal. Hal ini tentu mengurangi produktivitas.

Kegagalan juga terjadi jika kemampuan yang dimiliki bawahan tidak berkembang. Meskipun pekerjaan yang didelegasikan bisa diselesaikannya dengan baik.

Apa sih yang bisa menyebabkan adanya kegagalan dalam pendelegasian? Selain itu, jika kamu seorang atasan, apa yang harus dilakukan agar pekerjaan yang didelegasikan bisa diselesaikan dengan baik?

Kurang Motivasi untuk Meningkatkan Kualitas Pekerjaan

Atasan seringkali mendapati kualitas hasil pekerjaan yang didelegasikan tidak maksimal. Hal ini terjadi karena bawahan tidak terdorong untuk meningkatkan kualitas hasil pekerjaan.

Untuk itu, cobalah membuat daftar kesalahan yang bisa terjadi saat menyelesaikan pekerjaan. Jika diperlukan, buat juga pula hal-hal atau target yang ingin kamu dapatkan. Berikan kedua daftar tersebut pada bawahan saat kamu mendelegasikan pekerjaan.

Selanjutnya, jika mendapati kesalahan pada hasil pekerjaan yang didelegasikan, cobalah untuk tidak memperbaikinya. Yang perlu dilakukan, yaitu memberikan komen pada hasil pekerjaan dan pastikan bawahan mengetahuinya.

Sehingga bawahan menjadi tahu apa yang harus diperbaiki. Selain itu, bawahan juga jadi tahu kemampuan apa yang harus dimiliki atau dikembangkannya agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik.

Baca Juga: Demotivated Employee: Gara-Gara Ini, Karyawan Kehilangan Motivasi

Tidak Adanya Critical Thinking

Critical thinking maksudnya kemampuan untuk menganalisa situasi, keadaan atau masalah. Bawahan yang tidak memiliki critical thinking umumnya tidak menyelesaikan pekerjaan dengan upaya yang maksimal.

Saat mendelegasikan pekerjaan pada bawahan, kamu tentunya lebih memahami perihal tugas atau pekerjaan yang didelegasikan. Tapi, jika ingin mendelegasikannya pada bawahan, ada baiknya kamu mengurangi informasi atau petunjuk penting yang dibutuhkan.

Alih-alih memberikan informasi, cobalah untuk memberikan pertanyaan yang bisa memancing bawahan untuk berpikir kreatif. Semisal, “Seandainya kamu menjadi manajer pemasaran kompetitor, apa yang akan kamu lakukan saat pelanggan mengeluh tentang harga?”.

Dengan memberikan pertanyaan semacam itu, bawahan menjadi lebih kritis dan berpikir kreatif. Sehingga kemampuan critical thinking mereka bisa berkembang.

Bawahan Tidak Cepat Menyelesaikan Pekerjaan

Kamu sering mendelegasikan pekerjaan tapi bawahan tidak kunjung menyelesaikan pekerjaan itu? Mungkin saat ini kamu berpikir untuk lebih baik menyelesaikannya sendiri daripada mendelegasikannya.

Jika kamu sering mengalami situasi tersebut, cobalah menanyakan pada bawahan berapa lama ia bisa menyelesaikan sebuah pekerjaan. Jika tidak puas dengan jawabannya, tanyakan mengapa ia menentukan durasi itu.

Tanyakan pula bagaimana cara ia menyelesaikannya. Jika perlu, bantulah bawahan untuk mengurangi atau menghilangkan hal-hal yang bisa memperlambat proses penyelesaian pekerjaan.

Gagal Mendelegasikan Pekerjaan karena Bawahan Kurang Inisiatif

Tidak adanya inisiatif dari bawahan juga bisa membuat atasan gagal saat mendelegasikan pekerjaan. Baik inisiatif untuk melakukan terobosan, mengambil keputusan atau untuk mem-follow up sebuah pekerjaan.

Agar bawahan memiliki inisiatif, cobalah untuk meminta bawahan untuk membuat to do list beserta deadline-nya. Minta pula bawahan untuk mencatat apa saja wewenang yang dimilikinya. Di pertemuan berikutnya, cek kembali to do list yang sudah dibuat bawahan.

Sebagai atasan, kamu juga harus membuat daftar pekerjaan yang didelegasikan. Jika sebuah pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik, berikan reward pada bawahan yang menyelesaikannya. Dengan begini, bawahan jadi memiliki motivasi. Sehingga ia lebih berani untuk mengambil inisiatif.

Dengan mendelegasikan pekerjaan kamu bisa terhindar dari jeratan micromanaging. Di sisi lain, motivasi dan produktivitas tim yang kamu pimpin bisa meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here