Iklan Lowongan Kerja Sepi Peminat? Mungkin Ini 5 Penyebabnya!

Informasi lowongan kerja memang selalu dinantikan banyak orang. Kini, keberadaan internet membuat seseorang bisa menjadi lowongan secara mudah. Namun, bukan berarti risiko iklan lowongan kerja sepi peminat itu tak ada.

Faktanya, perusahaan juga bisa mengalami iklan lowongan kerja sepi peminat kalau melakukan beberapa kesalahan ini:

Tidak Mempunyai Judul yang Jelas

Judul yang jelas sangat penting dalam suatu iklan lowongan kerja. Jangan sampai lowongan kerja sepi peminat karena tidak mempunyai judul sama sekali. Judul yang dicantumkan pada lowongan kerja akan menggugah orang-orang yang melihatnya agar tergerak membaca secara seksama. Beberapa contoh judul lowongan kerja antara lain:

  • Lowongan untuk Posisi Sales Marketing.
  • Perusahaan X Mencari Kandidat Konsultan.
  • Peluang Kerja untuk Auditor Senior.

Menggunakan Bahasa yang Bertele-tele

Seseorang yang sedang mencari pekerjaan biasanya melakukan screening lowongan kerja secara cepat sebelum memutuskan akan mengirim lamaran atau tidak.

Oleh sebab itu, lowongan kerja mesti memuat info yang jelas, singkat, dan tidak bertele-tele. Jangan sampai lowongan kerja sepi peminat hanya karena info yang dicantumkan terlalu panjang dan membuat orang malas membacanya.

Baca Juga: 5 Alasan yang Membuat Lowongan Kerja Perbankan Selalu Diminati Banyak Orang

Memuat Kesalahan Ejaan dan Kekeliruan Susunan Kalimat (Typo)

Bukan hanya CV dan surat lamaran kerja yang tak boleh typo. Lowongan kerja juga harus disusun secara profesional tanpa typo. Kalimat yang typo atau susunannya tidak jelas akan membuat lowongan kerja sepi peminat.

Bahkan, bukan mustahil bila lowongan kerja yang memuat kesalahan ejaan dan disertai susunan kalimat ambigu dianggap sebagai lowongan palsu yang dibuat oknum penipu.

Tak Menginformasikan Besaran Upah

Saat ini, ternyata banyak pencari kerja tak ingin membuang waktu dengan melamar pekerjaan yang tidak mencantumkan besaran upah. Hal ini juga bisa membuat lowongan kerja tidak diminati kandidat bila dibuat secara terlalu formal tanpa disertai informasi tentang upah.

Alangkah lebih baik bila info lowongan kerja dilengkapi besaran upah minimal untuk menggugah ketertarikan calon kandidat karyawan berkualitas.

Mencantumkan Syarat yang Terlalu Banyak

Lowongan kerja sepi peminat juga bisa disebabkan oleh syarat yang terlalu banyak dan berat. Apalagi bila kualifikasi calon karyawan tersebut tidak sebanding dengan gaji yang akan didapatkan. Biasanya para pelamar kerja akan melewatkan lowongan tersebut dan mencari lowongan lainnya yang dianggap lebih manusiawi.

Bila kamu adalah staf Human Resource Department (HRD) yang sedang mencari kandidat karyawan baru untuk perusahaan, semoga kamu bisa membuat lowongan kerja yang menarik. Jangan sampai lowongan kerja sepi peminat membuat perusahaan tak kunjung mendapatkan SDM bermutu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here