Hal-Hal yang Dilakukan saat Wawancara Ini Bisa Mengakibatkan Kandidat Ditolak oleh HRD

ditolak oleh HRD
Sumber : myamcat

Tidak ada yang akan bisa memprediksi hasil dari sebuah wawancara. Namun, ada cara-cara yang sudah pasti akan membuat diri Anda sendiri gagal dalam wawancara tersebut dan sudah jelas harus dihindari. Jika dalam wawancara kerja Anda melakukan perbuatan-perbuatan berikut, maka hati-hati. Anda bisa ditolak oleh HRD dan gagal mendapatkan pekerjaan impian!

Jangan Lakukan Hal-Hal Berikut Jika Tidak Ingin Ditolak Oleh HRD

Tidak Memberi Jawaban Konkret pada Pertanyaan Wawancara

Sumber : Smart Company

Manajer HR dan perekrut akan sering menolak kandidat karena mereka tidak memberikan respon yang jelas atas pertanyaan-pertanyaan mereka. Jika Anda ingin menghindari terdengar terlalu terdengar  berbasa-basi, cobalah selalu untuk mengartikulasikan diri Anda dengan jawaban dan contoh-contoh yang bisa menunjukkan kesuksesan Anda di masa lalu dan potensi kesuksesan di masa depan.

Anda memang tidak bisa memprediksi setiap pertanyaan yang mungkin muncul, tetapi Anda bisa memprediksi beberapa di antaranya. Cobalah mempersiapkan setiap jawaban dari pertanyaan Anda yang berfokus pada Situasi, Tugas, Tindakan, dan Hasil. Ini akan membantu Anda memberitahukan sebuah kisah yang linear dan padat sembari memberikan manajer HR pengetahuan yang jelas dan bukti bagaimana Anda menangani situasi tersebut di masa lalu.

Tidak Mengelola Emosi

menunjukkan keingintahuan
Sumber : astrixinc

Kita semua memiliki bekas luka yang bisa membuat kita menjadi emosional, baik datangnya dari mantan atasan atau perusahaan tempat bekerja, atau pengalaman-pengalaman di masa lalu. Namun, jika Anda tidak bisa mengelola perasaaan-perasaan tersebut, ini bisa jadi membahayakan bagi Anda dan bahkan bisa membuat Anda ditolak oleh HRD. Jauhilah topik-topik seperti pemberhentian tidak adil, atasan-atasan yang tidak baik, kesulitan finansial, dan kisah sedih pribadi saat Anda sedang menjalani wawancara. Anda butuh mengartikulasikan bagaimana dan mengapa Anda adalah kandidat yang paling cocok untuk peran tersebut, bukannya mengapa manajer HR harus memiliki empati terhadap Anda. Ingat, jangan pernah bicara hal buruk tentang perusahaan lama, tak peduli seberapa mengerikannya pengalaman Anda. Fokus saja pada kisah-kisah sukses Anda!

Baca Juga : 5 Tips Wawancara Kerja yang Wajib Diperhatikan Bila Ingin Lolos Diterima

Tak Bisa Mengartikulasikan Mengapa Anda Keluar Kerja

pekerjaan yang sebelumnya
Sumber: lifehacker

Satu pertanyaan yang bisa Anda duga datangnya dengan pasti adalah, “Mengapa Anda berusaha meninggalkan pekerjaan ini?” Jika Anda tidak bisa memberikan jawaban yang masuk akal, maka manajer HR bisa curiga dan berasumsi yang buruk-buruk. Selain itu, menambahkan bahwa Anda meninggalkan pekerjaan karena ingin uang, atau karena hal-hal buruk mengenai tim atau perusahaan Anda juga akan membuat manajer HR yang mewawancarai Anda melihat red flags yang bisa berujung pada Anda ditolak oleh HRD.

Sebelum menuju sebuah wawancara, persiapkan jawaban untuk pertanyaan ini yang bersifat netral sekaligus tidak kritis. Misalnya, Anda bisa bilang bahwa Anda sedang mencari pengalaman baru, ingin ganti industri, ingin tantangan dengan cara-cara berbeda, atau  sudah belajar banyak dari peran Anda yang lama dan sedang berusaha untuk meraih langkah Anda yang berikutnya.

Tak Bisa Menjelaskan Perpindahan Sepanjang Karir

tipe wawancara kerja
Sumber: pinterest

Pergerakan pada karir seseorang adalah sebuah hal yang sehat. Pada faktanya, para karyawan yang bertahan pada perusahaan yang sama selama lebih dari dua tahun dikabarkan mendapat bayaran lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang suka ganti pekerjaan. Bahkan, para job hopper ternyata memiliki kurva belajar lebih tinggi, memiliki performa lebih baik, dan bahkan lebih loyal karena mereka ingin membuat kesan yang baik dalam waktu yang singkat mereka bekerja.

Namun, perpindahan ini harus pula masuk akal. Jika Anda menjalani berbagai perpindahan karir pada industri-industri yang berbeda, Anda harus bisa menghubungkan titik-titik tersebut kepada manajer HR. Jika tidak, maka akan diasumsikan bahwa Anda tidak bisa berkomitmen. Ini malah akan membuat Anda ditolak oleh HRD.

Kesan pertama saat wawancara adalah hal yang begitu berharga. Jangan sampai kesalahan-kesalahan yang Anda lakukan membuat Anda ditolak oleh HRD!

Beri komentar Anda tentang artikel ini