Kenapa Sih Kandidat Potensial Menolak Tawaran Perusahaan?

Sebagai Human Resource Department (HRD) kamu pasti ingin mendapatkan kandidat potensial saat menjalankan proses rekrutmen. Sehingga perusahan bisa mendapatkan kontribusi terbaik dari karyawannya. Namun, tidak jarang kandidat potensial menolak tawaran kerja meskipun perusahaan telah bersedia menerimanya.

Hal ini tentu sangat disayangkan. Pasalnya, kamu dan tim rekrutmen sudah meluangkan waktu untuk melakukan proses rekrutmen. Perusahaan juga sudah mengeluarkan biaya untuk kegiatan tersebut.

Untuk itu, ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal yang bisa membuat kandidat potensial menolak tawaran kerja dari perusahaan. Simak beberapa alasannya.

Proses Rekrutmen yang Terlalu Panjang

Kandidat karyawan potensial tentu menyadari bahwa mereka harus melewati proses rekrutmen sebelum bisa diterima bekerja. Namun, tidak semua kandidat bersedia menjalani proses rekrutmen yang terlalu panjang lho. Apalagi sampai berbulan-bulan lamanya.

Oleh karenanya, hindari membuat program rekrutmen yang memakan waktu terlalu lama. Hal ini bisa membuat kandidat potensial kehilangan minatnya untuk bergabung dengan perusahaan.

Pengalaman Interview yang Tidak Menyenangkan

Pengalaman yang tidak menyenangkan saat melakukan wawancara juga bisa membuat kandidat potensial menolak tawaran perusahaan. Semisal, kandidat merasa tidak nyaman dengan sikap/perlakuan pewawancara.

Selain itu, informasi yang didapatkan saat wawancara juga bisa membuat kandidat potensial membatalkan niatnya untuk bekerja. Semisal, saat wawancara, kandidat merasa kariernya bisa terhambat jika ia bergabung dengan perusahaan.

Baca Juga: Tips Sukses Mewawancarai Kandidat untuk Seleksi Karyawan

Tawaran Perusahaan Kurang Menarik

Setiap perusahaan memberikan tawaran yang berbeda untuk kandidat karyawannya. Namun tawaran yang diberikan perusahaan umumnya terdiri satu paket yang berisi beberapa variabel. Di antaranya, gaji, benefit, dan fasilitas tambahan.

Paket penawaran yang tidak menarik bisa membuat kandidat potensial mengurungkan niatnya untuk bergabung di perusahaan. Semisal, gaji dan benefit yang kecil serta ketiadaan fasilitas bisa membuat kandidat mengundurkan diri.

Karenanya, sebagai HRD kamu harus pandai-pandai merancang penawaran yang menarik. Semisal, dengan memberikan gaji yang kecil, namun dengan benefit yang besar dan fasilitas yang lengkap.

Tidak Cocok dengan Budaya Kerja Perusahaan

Kandidat potensial mungkin bersedia menerima paket gaji dan benefit yang ditawarkan. Namun, jika ia tidak menyukai budaya kerja perusahaan, sangat mungkin kandidat tersebut menolak untuk bergabung. Semisal, kandidat menyenangi budaya kerja yang santai, namun perusahaan memiliki budaya kerja yang kaku.

Ketidaksamaan budaya kerja bisa membuat kandidat berpikir ia tidak akan merasa nyaman saat bekerja. Sehingga membuat produktivitasnya terganggu dan kariernya terhambat.

Gara-Gara Review Negatif, Kandidat Potensial Bisa Menolak Tawaran Perusahaan

Terakhir, review atau pemberitaan negatif tentang perusahaan juga bisa membuat kandidat potensial menolak tawaran perusahaan. Semisal, kandidat mengetahui bahwa perusahaan baru saja memutus hubungan kerja karyawan dalam jumlah yang cukup banyak.

Review negatif ini bisa didapatkan kandidat saat akan melamar kerja, saat menjalani proses rekrutmen maupun saat perusahaan telah memberikan tawarannya.

Nah, dengan mengetahui beberapa hal di atas, kamu bisa mengantisipasi terjadinya hal tersebut. Sehingga kamu selalu bisa mendapatkan kandidat karyawan potensial yang diinginkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here