Ternyata 4 Hal Ini Menyebabkan Kegagalan Saat Negosiasi!

Ada banyak faktor yang menyebabkan kegagalan saat negosiasi. Parahnya lagi faktor penyebab sering datang dari dalam diri sendiri, bahkan tanpa disadari.

Sebagian besar orang mungkin berpikir sudah tahu tentang apa yang paling penting bagi pihak lain sebelum benar-benar duduk untuk bernegosiasi. Nah, asumsi-asumsi datang tanpa dianalisis terlebih dahulu acap meleset sehingga mengacaukan proses negosiasi.

Coba deh cek beberapa faktor berikut yang sering menyebabkan kegagalan saat negosiasi. Apakah kamu juga mengalaminya?

Memberikan Penawaran di Awal

Orang yang  mengeluarkan penawaran pertama kali biasanya diposisikan sebagai pihak yang rentan. Namun, penawaran pertama biasanya akan sangat memengaruhi hasil akhir dari negosiasi tersebut. Inilah yang menjadi dilema tentang cara bernegosiasi yang tepat sasaran.

Kuncinya adalah saat kamu tidak mengetahui banyak informasi, bertahanlah untuk mendengar penawaran dari pihak lawan. Berbeda jika kamu memiliki banyak informasi, maka sangat masuk akal untuk memberikan penawaran pertama sebagai umpan.

Cara lainnya, kamu bisa menyebutkan nilai penawaran bagi objek serupa, tanpa harus benar-benar mengeluarkan kalimat penawaran lebih dulu.

Terlalu Fokus pada Hasil  yang Harus Ideal

Kegagalan saat negosiasi juga bisa disebabkan karena kamu terlalu fokus pada hasil  yang ideal. Ini bisa menjadi bumerang yang berbahaya. Sebab kamu bisa melewatkan kesempatan untuk mendapatkan penawaran terbaik yang mungkin tidak akan pernah terulang lagi.

Baca Juga: Marketer, Lakukan Ini untuk Mengembangkan Skill Negosiasi Kamu

Berpikir logis dan realistis juga diperlukan saat melakukan negosiasi. Dengan kata lain kamu harus tentukan toleransi ekspektasi yang lebih rendah jika hasilnya tidak sesuai dengan keinginan. Dengan begitu kamu memiliki batas bawah yang menjadi parameter jika hasil negosiasi ini masih menguntungkan.

Terlalu Cepat Menerima Penawaran Awal

Entah pasrah atau terlanjur tergiur dengan penawaran di awal, kesimpulannya kamu melepas kesempatan untuk melakukan negosiasi. Inti dari negosiasi adalah menentukan nilai tengah ketika ada satu pihak yang menolak.

Jika di awal kamu sudah menerima tawaran, maka ini bukanlah sebuah proses negosiasi. Selain itu, menerima terlalu cepat memungkinkan akan menurunkan kepuasan pihak lain dalam bekerja dengan kamu.

Mengulang Taktik yang Sama

Kegagalan selanjutnya juga bisa disebabkan karena taktik yang kamu gunakan selalu sama dan berulang. Pihak lain yang melakukan negosiasi dengan kamu sudah bisa membaca pola yang kamu siratkan melalui taktik negosiasi yang digunakan selama ini.

Hingga akhirnya mereka lebih mudah membuat skenario yang membuat kamu masuk ke dalam umpan mereka saat proses negosiasi. Bahkan hasil dari negosiasi ini akan benar-benar tidak menguntungkan kamu dan membuat kamu menyesalinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here