Nggak Pernah Punya Duit Lebih? Mungkin Kamu Sering Melakukan Ini

Duit lebih atau uang lebih ada banyak manfaatnya. Kamu bisa menabungnya untuk digunakan di kemudian hari. Kamu juga bisa menginvestasikan uang lebih itu untuk masa depan. Tapi, tidak semua orang bisa punya uang lebih di akhir bulan lho.

Karyawan A menerima gaji sebesar Rp3,5 juta setiap bulannya. Di akhir bulan ia punya uang lebih sebesar Rp500 ribu. Karyawan B digaji Rp6 juta oleh perusahaannya, tapi di akhir bulan ia tidak memiliki sepeser pun di dompetnya.

Nah, terbukti kan? Gaji yang besar tidak menjamin kamu bisa punya uang lebih di akhir bulan. Sebenarnya, apa sih penyebab seseorang sulit untuk punya uang lebih di akhir bulan?

Sulit Punya Duit Lebih karena Tidak Memiliki Tujuan Keuangan

Seseorang yang bisa menyisihkan uangnya umumnya punya tujuan keuangan yang jelas. Baik itu untuk jangka pendek, maupun jangka panjang. Semisal, menabung untuk membeli rumah, menabung untuk pendidikan anak, atau menabung untuk membuka usaha di kemudian hari.

Kalau kamu tidak memiliki tujuan keuangan, sudah bisa dipastikan kamu akan lebih mudah mengeluarkan atau membelanjakan uangmu setiap bulannya. Sehingga, di akhir bulan tidak ada lagi uang yang tersisa.

Terlalu Sering Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit membantumu untuk lebih praktis melakukan pembayaran. Selain itu, saat ini sudah banyak merchant yang menyediakan diskon harga untuk pembayaran dengan menggunakan kartu kredit.

Padahal, semakin sering menggunakan kartu kredit berarti semakin besar utang yang harus kamu bayar. Belum lagi bunganya. Dengan adanya utang kamu harus mengalokasikan sebagian gajimu untuk membayarnya. Sehingga, tidak ada lagi uang untuk keperluan lain.

Baca Juga: Jebakan Diskon! Perhatikan Trik Ini Sebelum Anda Terjebak untuk Belanja

Terlalu Mengikuti Gaya Hidup Berlebihan

Di zaman media sosial seperti ini, beraneka informasi mengenai segala macam trend dan gaya hidup bisa dengan mudah diperoleh. Di sisi lain, hal itu bisa memancingmu untuk ikut-ikutan mengikuti tren. Padahal, untuk mengikuti tren diperlukan bujet khusus lho.

Kalau kondisi keuanganmu belum stabil, terlalu sering mengikuti tren bisa membuat kantongmu tipis. Padahal, tren yang diikuti belum tentu sesuai dengan kepribadianmu. Kamu juga belum tentu memerlukannya.

Manajemen Keuangan yang Buruk

Agar bisa punya duit lebih di akhir bulan, ada baiknya kamu melakukan pendanaan atau membuat laporan keuangan. Sehingga, kamu jadi tahu kemampuan keuanganmu yang sesungguhnya. Kamu juga jadi tahu keperluan mana yang benar-benar penting dan mana yang tidak penting.

Tapi, melakukan pendanaan saja tidak cukup. Kamu juga harus disiplin saat belanja, melakukan pembayaran serta saat melakukan penghematan Jika kamu tidak disiplin, efeknya hampir sama dengan tidak melakukan pendanaan sama sekali.

Tidak Berinvestasi

Di zaman seperti ini, menggantungkan pengeluaran dan tabungan dari gaji saja sudah hampir tidak bisa dilakukan. Oleh karenanya, ada baiknya kamu mulai memikirkan untuk berinvestasi. Investasi bukan hanya berupa investasi usaha, investasi properti, atau investasi keuangan saja, tetapi kamu juga berinvestasi dengan menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan.

Semisal, dengan mengikuti kursus online, workshop, seminar dan lain-lain. Sehingga bukan hanya kamu bisa mendapatkan passive income, tapi kamu juga punya kemampuan tambahan yang bisa digunakan untuk menambah penghasilan.

Nah, kalau kamu bisa menghindari beberapa kebiasaan di atas sembari berinvestasi, kamu bisa punya duit lebih di akhir bulan meskipun gajimu tidak besar. Dengan duit lebih yang dimiliki kamu bisa mewujudkan keinginan dan impianmu di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here