Startup Bangkrut? Bisa Jadi Hal-Hal Ini adalah Penyebabnya!

Fenomena beberapa startup bangkrut cukup menarik untuk disorot. Bahkan, startup sekelas WeWork pun nyaris kolaps beberapa bulan lalu. Meski bekerja di startup kini makin marak dan diminati para generasi milenial dan generasi Z,  ternyata ada risiko tersendiri yang bisa datang tak terduga.

Pendapat kalau bekerja di startup akan aman selamanya adalah mitos belaka. Buktinya, setiap orang harus bersiap-siap kalau sewaktu-waktu startup bangkrut. Tanpa disadari, bisa jadi hal-hal berikut ini menjadi potensi terbesar penyebab startup gulung tikar.

Startup Bangkrut Biasanya Bermula dari Manajemen Keuangan yang Kacau

Jangan dulu berbangga kalau banyak investor menjadi penyedia dana bagi startup. Modal banyak tidak menjamin kelangsungan hidup sebuah startup. Bagaimana pun juga, sangat dibutuhkan sistem dan manajemen keuangan yang baik agar kondisi finansial startup terjaga.

Sayangnya, beberapa startup lebih terkesan terburu-buru membangun tim tanpa merencanakan keuangan sebaik-baiknya. Meski pemasukan untuk perusahaan terus mengalir, sering tidak ada yang sadar kalau belum kunjung balik modal. Bahkan, sekadar untung atau rugi pun kadang tidak bisa terlihat jelas.

Prinsip Bakar Uang yang Kerap Jadi Bumerang hingga Kehabisan Dana

Belakangan ini startup yang kerap melakukan bakar uang pun menjadi sorotan tersendiri. Ternyata, beberapa startup bangkrut pun dapat terjadi karena kurang kontrol saat bakar uang. Memang sih, sekilas strategi ini dapat lebih cepat mendatangkan konsumen, tetapi efeknya bisa berbahaya juga.

Prinsip bakar uang yang tidak terkontrol dapat membuat pengeluaran perusahaan membengkak. Akibatnya, dana yang tersedia tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan operasional startup. Pada akhirnya, startegi bakar uang justru jadi bumerang tersendiri bagi perusahaan.

Baca Juga: 5 Bisnis yang Gencar Memecat Banyak Karyawan, Kamu Terancam?

Produk yang Ditawarkan Tidak Dibutuhkan Pasar Dapat Membuat Startup Bangkrut

Selain masalah keuangan, perencanaan kurang tepat saat mendirikan startup bisa menjadi salah satu penyebab startup bangkrut. Salah satu yang paling jelas adalah produk yang dihasilkan tidak sesuai target. Bahkan, sering kali produk tersebut sama sekali tidak memenuhi kebutuhan pasar.

Ini menjadi tugas besar bagi orang-orang yang ingin mendirikan startup. Bukan hanya butuh ide besar, melainkan juga benar-benar paham kebutuhan para konsumen. Kalau produk yang dihasilkan saja tidak dibutuhkan pasar, bagaimana bisa startup bertahan?

Startup Bangkrut karena Tim yang Dimiliki Tidak Tepat dan Efisien

Manajemen tim alias sumber daya manusia juga menjadi kunci penting dari keberlangsungan sebuah startup. Tanpa sistem kerja yang jelas, para karyawan yang tidak ditata dengan baik akan menjadi kacau. Bukan hanya berorientasi pada hasil, melainkan bagaimana cara mendayagunakan sumber daya manusia yang ada dengan tepat guna.

Jumlah karyawan tidak menjadi penentu sebuah startup bisa bertahan lama atau tidak. Kuncinya ada pada kualitas karyawan. Saat manajemen tim sudah kuat dan baik, pekerjaan-pekerjaan pun dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Kira-kira penyebab mana nih yang sering terjadi pada startup bangkrut? Dalam beberapa tahun ke depan, industri ini akan terus maju. Jadi, kamu masih ada kesempatan untuk banyak belajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here