mencontoh sales
Source: farmaceuticas

Sebagai seorang perekrut, Anda berhadapan dengan sumber daya yang paling penting dan paling tidak terduga di dunia ini: manusia. Baik saat mempekerjakan insinyur, profesional HR, sales, pemasar, atau para profesional bidang keuangan, Anda butuh proses yang tepat. Salah satu rekomendasi proses yang bisa Anda terapkan adalah dengan mencontoh sales dalam pekerjaan Anda merekrut kandidat terbaik.

Seperti apa itu mencontoh sales dalam proses rekrutmen dan bagaimana caranya mendapatkan para kandidat top? Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda perhatikan dan terapkan saat merekrut karyawan baru.

Seperti Ini Caranya Mencontoh Sales dalam Merekrut Kandidat

Definisikan Target Anda

Tips Menghemat Uang Dari Orang yang Hobi Menabung Untuk Dapat Meraih Tujuan Finansial
Sumber: Makingyourmoneymatter

Pertama-tama, Anda butuh mendefinisikan peran yang sedang berusaha Anda isi. Tanpa informasi mengenai nama jabatan, tanggung jawab, dan kompensasinya, maka Anda tidak akan tahu apa yang harus Anda cari di diri seorang kandidat. Adalah hal yang juga sangat penting untuk membangun sebuah cetak biru kandidat ideal Anda. Namun, cetak birunya haruslah bersifat fleksibel, mencontoh sales yang sukses. Karena meskipun punya definisi yang jelas untuk dijadikan gol, Anda juga harus realistis tentang apa yang bisa ditawarkan pasar kepada Anda.

Baca Juga : Tips Efektif Menanggapi Permintaan Naik Gaji yang Diajukan Karyawan

Ukur dengan Metrik yang Benar

Waspada! Wanita Dengan Usia 20-an Tahun Diintai Oleh Jenis Penyakit Ini
Sumber: Thebalancesmb

Ketika Anda merekrut seseorang, Anda membangun sebuah sistem seperti jalur pipa. Anda harus memulai dengan menciptakan banyak traffic ke saluran paling atas, dan seiring dengan melangkahnya para kandidat melalui berbagai tahapan rekrutmen, semakin banyak pula yang harus Anda saring hingga tinggal beberapa saja yang ada pada tahapan akhirnya nanti.

Agar bisa mengelola proses penyaringan tersebut, maka Anda perlu mencontoh sales, yaitu dengan melakukan pengukuran atau penghitungan dengan berbagai metrik yang jelas. Beberapa metrik rekrutmen yang sangat kritis dan harus diperhatikan termasuk:

  • Jumlah orang yang berkomunikasi dengan Anda setiap hari
  • Jumlah email yang Anda kirim tiap hari
  • Jumlah pesan LinkedIn yang Anda kirim tiap hari
  • Jumlah panggilan yang Anda buat
  • Follow up kandidat: seberapa sering dan seberapa banyak tiap kandidat?
  • Jumlah langkah dalam proses rekrutmen dari awal hingga akhir
  • Jumlah kandidat yang berhasil pada tiap ronde wawancara
  • Jumlah tawaran yang diberikan vs jumlah tawaran yang ditolak

Dengan selalu mencatat metrik-metrik ini, maka Anda akan bisa mengetahui keefektifan metode Anda sehingga selalu bisa menyesuaikannya di masa depan agar lebih maksimal.

Menarik Kandidat Seperti Para Sales Berjualan

sales

Ketika Anda mewawancarai kandidat, Anda perlu membuat mereka tertarik. Anda perlu menjual perusahaan dan kesempatan yang Anda tawarkan. Bicarakanlah mengenai tim kepemimpinan, arah perusahaan, budaya, tunjangan, dan kesempatan untuk berkembang. Cobalah mencontoh sales dalam mempromosikan produk atau jasa: dengan penuh percaya diri hingga sang kandidat mau “membeli” apa yang Anda tawarkan.

Namun, Anda juga harus selalu ingat satu hal: ciptakan ekspektasi yang akurat tentang jabatan yang Anda tawarkan, termasuk berbagai tantangan yang akan dihadapi kandidat dalam jabatan tersebut. Jangan terlalu banyak pada hal negatif, karena ini nanti bisa membuat kandidat yang potensial jadi malas bekerja dengan Anda. Namun, ini bukan berarti bahwa Anda tidak realistis.

Merekrut hanyalah setengah saja dari perjuangan Anda. Namun, jika Anda tidak memiliki struktur pada proses wawancara Anda, maka strategi rekrutmen Anda bisa gagal. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memerhatikan proses wawancara Anda. Jika proses Anda terlalu lambat, maka kompetitor Anda bisa merekrut para talenta terbaik Anda sebelum Anda sempat mengambil keputusan. Jika memang ada kandidat yang Anda sukai, jangan ragu-ragu untuk mempercepat prosesnya.

Beri komentar Anda tentang artikel ini