Kepakan Sayap Kulina, Online Marketplace Catering di Jakarta

Kepakan Sayap Kulina, Online Marketplace Catering di Jakarta

Dua tahun berdiri, Kulina semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai online marketplace catering di Jakarta. Mulai dari penambahan jenis produk hingga merambah pasar business to business.

Sebagai online marketplace yang mewadahi kurang lebih 53 produk katering di Jakarta, Kulina sudah dikenal oleh kalangan karyawan kantor. Dengan memiliki lima ribu pelanggan aktif, Kulina mencoba menawarkan solusi bagi perusahaan dan karyawan dengan program Kulina for Business.

Kulina bersedia menjadi teman para HR untuk menentukan kebutuhan makan siang atau makan malam para karyawan. Sales Associate Kulina, Yosar Fatahilah mengatakan yang menjadi pembeda Kulina dengan penyedia layanan katering online lainnya, yaitu pelanggan bisa menjadwalkan menu untuk satu bulan ke depan. Ini juga yang menjadi keunggulan Kulina for Business. Karyawan tidak perlu khawatir lupa memesan makan siang dan malam.

Kulina for Business ini dapat membantu HR dan memudahkan karyawan untuk mendapatkan makan siang atau makan malam tanpa harus berpartner dengan satu jenis katering saja. Karena produk yang Kulina tawarkan sangat beragam, sehingga karyawan dapat memilih berbagai jenis menu dari 53 penyedia katering,” kata Yosar.

Kepakan Sayap Kulina, Online Marketplace Catering di Jakarta
Yosar Fatahilah, Sales Associate Kulina (Job-Like Magazine/Kiky.Waode)

Selama ini Kulina fokus pada business to consumer (B2C). Seiring berjalannya waktu, Kulina melihat kesempatan yang sama besarnya pada pasar business to business (B2B). Program Kulina for Business menjadi salah satu pintu gerbangnya.

“Kami memberi nilai tambah kepada perusahaan kemudian perusahaan memberikan nilai tambah lagi kepada karyawan. Kami ingin membawa banyak nilai tambah kepada banyak orang,” kata Dimitri Dwi Putra, Head of Sales Kulina.

Kulina memiliki dua model bisnis. Pertama, menjadi online marketplace bagi pelaku usaha katering. Dalam hal ini, Kulina berperan sebagai marketing bagi restoran maupun pelaku usaha katering rumahan dalam menjual produknya.

Kedua, Kulina juga mewadahi langsung beberapa katering yang berada di bawah manajemen Kulina. Dalam hal ini Kulina tak hanya menjadi partner saja, namun juga menjadi pengawas untuk memastikan produk makanan yang dihasilkan memiliki kualitas dan standar yang sama.

“Kulina berusaha menjadi platform yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan. You can get anything you want. Dimulai dari produk yang terbatas, kami melihat pelanggan sebenarnya ingin menikmati berbagai jenis makanan dari satu platform. Sehingga kami berani melangkah untuk mengajak mitra katering dan menambah produk hingga kami berada pada posisi saat ini,” sambungnya.

Kepakan Sayap Kulina, Online Marketplace Catering di Jakarta
Dimitri Dwi Putra, Head of Sales (Job-Like Magazine/Kiky.Waode)

Kulina melihat pelanggan sebagai bagian dari keberhasilan bisnis saat ini. Untuk itu, Kulina berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan. Beberapa cara yang dilakukan seperti cepat tanggap dalam mengelola respon maupun komplain dari pelanggan serta tak tanggung-tanggung dalam memberikan “hadiah” kepada pelanggannya.

“Rata-rata kami merespon pelanggan hanya dalam waktu empat menit. Kami terus mencoba jika ada masalah, harus diselesaikan semaksimal mungkin. Kami langsung memberikan feed back tersebut kepada dapur-dapur rekanan. Sebagai bentuk penghormatan, kami tak segan memberikan garansi dari apa yang sudah mereka beli termasuk refund 100 persen,” jelas Yosar.

Baca Juga: Tips Memilih Katering Kantor yang Paling Disukai Karyawan

Perluas Pasar, Perbesar Peluang

“Kami terinspirasi dari rekan kantor yang mengeluhkan sulitnya menjadi ibu rumah tangga sekaligus pekerja. Untuk urusan makanan, seorang ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk keluarganya. Tetapi, karena keterbatasan waktu, jadi masaknya sekedarnya.”

Bagi seorang ibu pekerja, memasak menjadi kegiatan yang sulit untuk dilakukan. Kulina melihat peluang pada dilema ibu pekerja yang tetap ingin memberikan asupan gizi yang terbaik bagi keluarganya. Rantangan merupakan produk yang Kulina kembangkan untuk menjawab kegalauan ibu pekerja.

Kepakan Sayap Kulina, Online Marketplace Catering di Jakarta
Menu rantangan Kulina, harga mulai berkisar Rp 55 ribu

“Banyak ibu pekerja yang tidak punya waktu untuk memasak. Kalaupun disempatkan masak, hasilnya tidak maksimal. Hadirnya produk rantangan ini diharapkan bisa memberikan solusi bagi ibu pekerja, sehingga tetap bisa memberikan makanan berkualitas bagi keluarga,” jelas Dimitri.

Memperluas pasar menjadi salah satu concern Kulina dalam mengkukuhkan posisinya sebagai online marketplace catering di Jakarta. Kulina tidak melihat kehadiran platform sejenis sebagai suatu ancaman. Kulina justru mengajak lebih banyak restoran maupun pengusaha katering untuk berkolaborasi dalam satu platform.

“Kulina tidak berkompetisi dengan yang lainnya. Kami ingin menjadi platform alternatif untuk mereka yang tidak memasak di siang hari. Kami juga membantu restoran yang hanya ramai di waktu-waktu tertentu, agar dapur restoran tetap bisa mengebul sepanjang hari,” tutur Dimitri.

Kulina saat ini tengah mempersiapkan ekspansi wilayah ke Tangerang Selatan. Selain itu, akses pemesanan tak hanya dapat dilakukan melalui website namun juga aplikasi yang dapat diunduh di Playstore (Android) dan Apps Store (iOS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here