Persiapan Masa Resesi yang Belakangan Jadi Isu Hangat, Apa Saja?

Persiapan untuk masa resesi mendadak menjadi hal yang hangat diperbincangkan saat pandemi COVID-19 di Indonesia belum berakhir. Indonesia diprediksi terancam mengalami resesi di bulan September andai pertumbuhan ekonomi tidak kunjung membaik. Di sisi lain, pemerintah masih berusaha mengendalikan laju virus COVID-19 di masa transisi.

Jangan keburu panik dengan banyak berita seputar resesi. Alih-alih cemas berlebihan, ada baiknya kamu fokus membuat persiapan masa resesi seperti berikut ini. Simak baik-baik ya!

Tahan Diri Tidak Konsumtif

Menahan diri untuk tidak konsumtif menjadi bekal persiapan masa resesi yang terbaik. Belajarlah untuk lebih bijak dalam membelanjakan uang. Kendalikan keinginan untuk membeli barang yang tidak begitu penting.

Bukan berarti kamu harus pelit pada diri sendiri ya, melainkan mulailah prioritaskan kebutuhan terlebih dulu. Tunda pembelanjaan barang yang hanya bersifat keinginan. Sebisa mungkin sisihkan uang yang tersisa tiap bulan untuk ke pos tabungan.

Perkuat Dana Darurat

Idealnya, kamu memiliki minimal tiga kali pengeluaran bulanan di dana darurat. Di kondisi sedang pandemi seperti ini, ada baiknya kamu maksimalkan dana darurat hingga 12 kali pengeluaran bulanan. Nah, sudahkah kamu yakin dana daruratmu aman?

Kumpulkanlah uang di dana darurat sebagai amunisi utama untuk persiapan masa resesi. Andai keadaan ekonomi tak kunjung membaik, tetap ada kemungkinan terburuk kamu bisa kehilangan pekerjaan. Oleh sebab itu, siapkan dana darurat secermat mungkin agar kamu tetap aman di kondisi terburuk.

Baca Juga: Gaya Hidup Frugal: Cermat Berhemat demi Masa Depan yang Lebih Mapan

Belajar Mulai Investasi

Selain menabung dan memiliki dana darurat, cobalah untuk mulai belajar tentang investasi. Pelajari berbagai jenis instrumen investasi, misalnya saham, emas, reksadana, dan lain-lain. Cermatilah apakah ada yang bisa kamu pilih sebagai awal mula berinvestasi?

Anggarkan untuk dana investasi per bulan, meski dalam jumlah kecil. Misalnya, kamu bisa sisihkan Rp100 ribu per bulan untuk alokasi reksadana pasar uang. Reksadana tersebut memiliki risiko paling rendah dan cocok untuk para investor pemula.

Kembangkan Potensi Diri

Berjaga-jaga masalah keuangan sebagai persiapan masa resesi memang penting. Namun, jangan lupa untuk mengasah potensi diri sebagai bentuk investasi lainnya. Bayangkan, apa yang akan kamu lakukan jika tiba-tiba kehilangan pekerjaan?

Ikutilah kursus online untuk mengasah kemampuanmu di bidang lain. Selain untuk investasi diri, siapa tahu kemampuan tersebut bisa dikembangkan menjadi pekerjaan baru. Selagi masih muda, jangan lelah untuk banyak belajar hal-hal baru.

Menjaga Kesehatan

Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan. Jumlah penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia masih merangkak naik. Hal ini mau tidak mau membuat kamu harus lebih disiplin dalam menjaga diri.

Atur pola makan sehat serta imbangi dengan olahraga yang cukup. Kurangi frekuensi bepergian jika memang tidak begitu penting. Pastikan kamu terapkan protokol kesehatan di tempat kerja atau pun area umum agar tidak mudah tertular COVID-19.

Tentu kita sama-sama berdoa yang terbaik untuk Indonesia. Semoga Indonesia tidak perlu mengalami masa resesi di tengah pandemi ya. Siapkan dirimu dengan baik mulai sekarang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here