Hal-Hal dalam Wawancara Kerja Ini Menjadi Pertanda bahwa Calon Bos Anda Menjengkelkan

calon bos

Wawancara kerja tidak hanya mengenai bos yang berpikir bagaimana sang pelamar kerja. Anda sebagai kandidat karyawan juga harus memastikan jika Anda juga akan merasa nyaman dengan calon bos. Menurut Harvard Business Review dan beberapa studi, penyebab paling signifikan dari tempat kerja yang tidak bahagia bukanlah tentang gaji atau hari libur. Tetapi karena memiliki bos yang menjengkelkan. Ia cenderung tidak menyenangkan, memiliki manajemen karyawan yang buruk, tidak peduli pada karyawan, dan tidak komunikatif. Dan berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda caritahu saat wawancara kerja untuk menyelidiki apakah calon bos Anda menjengkelkan atau tidak.

5 Perilaku Calon Bos Menjengkelkan yang Bisa Dilihat saat Wawancara Kerja

Perut Anda Terasa Mual dan Buruk

mual

Psikolog Amy Cooper Hakim, seorang ahli di bidang hubungan bos-karyawan, mendorong profesional untuk memberi perhatian pada reaksi pembawaan mereka. Anda bisa merasakan sendiri, bahkan perut Anda. Bila Anda merasa tidak nyaman selama wawancara kerja, maka ada alasan kenapa hal itu terjadi.

Perhatikanlah, ‘Apakah ia tidak melakukan kontak mata langsung saat berbicara?, atau ‘Apakah ia tampak terlalu sibuk saat bersama Anda?’ Manajer yang terlihat seperti arogan, atau mengatakan sesuatu seperti ‘Itu yang biasa terjadi di sini’ bisa jadi termasuk dalam kategori bos menjengkelkan dan tidak sopan.

Baca Juga: 3 Tipe Bos Menyebalkan di Kantor dan Cara Menghadapi Mereka

Karyawan yang Anda Temui Terlihat Mengenaskan

Sumber : hcwbenefits

Menurut Hakim, jika karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut terlihat mengenaskan dan kelebihan jam kerja, bisa jadi hal itu juga akan Anda rasakan jika diterima bekerja. Ditambah lagi, Anda juga perlu memerhatikan bagaimana bos memperlakukan karyawannya sendiri dalam waktu singkat saat Anda di sana. Jika ia berperilaku kasar pada salah satu dari mereka, ada kemungkinan bahwa Anda akan mengalami hal yang sama bila diterima.

Bos Membuat Anda Menunggu dan Tidak Ada Pemberitahuan

Konsultan strategi marketing, Dorie Clark, mengatakan bahwa Anda dapat menilai banyak tentang seseorang dari bagaimana ia memperlakukan waktu. Jika mereka membuat Anda terus menunggu, bagaimana ia bisa mengatasinya. Tiap orang memiliki urusan dan kondisi darurat masing-masing. Tetapi jika ia tetap membuat Anda menunggu, katakanlah 10–15 menit, ia hanya akan membuat Anda kesal. Kebiasaan membuang-buang waktu ini akan terbawa saat Anda menjadi bawahan bos menjengkelkan.

Bos Meremehkan Anda atau Bertindak Kasar

Sumber: digikarma

Bila bos Anda mengolok-olok atau meminimalisasi pencapaian Anda ketika melihat resume Anda, ingatlah jika hal tersebut termasuk dalam kategori ‘red flag’. Seseorang yang bersikap seperti itu seringkali mengkritisi Anda, dan bukannya malah mengangkat dan mendukung Anda.

Selain itu, perhatikan juga apakah bos Anda memiliki tingkah laku yang Anda harapkan atau tidak. Anda bisa melihat perilaku yang secara terang-terangan bersikap sarkastik, terus-menerus menginterupsi Anda, mengirim email atau sms selama wawancara kerja tanpa pemberitahuan atau tidak komunikatif.

Bos Mencemooh Pekerjaan Karyawan Lain

rekan kerja di kantor

Perilaku menempatkan orang lain dan menganggapnya remeh di depan mata Anda adalah langkah yang buruk. Wawancara kerja adalah waktu bagi tiap orang untuk menunjukkan perilaku terbaik. Jika bos Anda bertingkah menjengkelkan saat interview kerja, bagaimana jika Anda dipekerjakan nanti?

Jika Anda melihat satu atau lebih ‘red flag’ di atas saat melakukan wawancara kerja, catatlah baik-baik. Biarpun begitu, ini bukan berarti Anda tidak akan mengambil pekerjaan tersebut jika diterima. Ini adalah sekadar pertimbangan, khususnya jika Anda memiliki beberapa kesempatan atau waktu melakukan wawancara di tempat lain.

Semoga berhasil!

Beri Komentar Anda

komentar